Logo Sulselsatu

Wanita di Makassar Ditangkap usai Produksi Kosmetik Ilegal, Raup Omzet Rp 65Juta Tiap Pekan

Asrul
Asrul

Kamis, 21 Mei 2026 20:33

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang wanita berinisial S (28) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditangkap petugas BBPOM dan polisi usai kedapatan memproduksi dan mengedarkan kosmetik ilegal. Dari bisnis tersebut, pelaku disebut mampu meraup omzet hingga Rp65 juta per pekan.

Pengungkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat. Aparat kepolisian bersama petugas BBPOM Makassar kemudian menggerebek rumah pelaku di Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

“Dalam operasi tersebut, petugas menemukan aktivitas produksi kosmetik ilegal tanpa izin edar dan sarana produksi yang tidak memenuhi standar,” kata Kepala BBPOM Makassar Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan saat konferensi pers di kantornya, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga : Driver Ojol di Makassar Dibusur saat melintas di Jalan Inspeksi Kanal, 1 Pelaku Diamankan

Dia mengatakan pelaku mencampur produk legal dan ilegal menggunakan peralatan sederhana. Peralatan yang digunakan di antaranya ember, corong, saringan, gelas ukur plastik, mixer hingga hot air gun.

“Pelaku diketahui mencampur produk legal dan ilegal menggunakan peralatan sederhana seperti ember, corong, saringan, gelas ukur plastik, mixer, hingga hot air gun,” ujarnya.

Selain itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa produk jadi, bahan baku, kemasan, label, hingga alat produksi sederhana. Total barang bukti yang disita mencapai sekitar 8 item dengan 7.092 pieces produk kosmetik senilai Rp 700 juta.

Baca Juga : Pria di Makassar Jadi Tersangka Calo Tiket Pelni Rp850 Ribu, Sudah Beraksi 28 Tahun

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah bahan baku kosmetik tanpa izin edar BPOM. Produk tersebut di antaranya RDL Hydroquinone Tretinoin Babyface 3, La Bella Cream, Erna Whitening Cream, dan Super SP Special Cream.

Setiawan menyebut hasil pengujian laboratorium BBPOM Makassar menunjukkan produk tersebut positif mengandung bahan berbahaya berupa merkuri dan hidrokuinon. Kandungan tersebut dinilai sangat berisiko bagi kesehatan kulit.

“Penggunaan jangka panjang bahan tersebut dapat menyebabkan iritasi, kerusakan kulit, hingga gangguan kesehatan serius lainnya,” bebernya.

Baca Juga : Pelaku Sekap-Perkosa Mahasiswi di Makassar Berkedok Lowongan Babysitter Ditangkap di Tanjung Perak

Dia menuturkan produk kosmetik tersebut dipasarkan secara online maupun offline dalam bentuk paket yang berisi facial wash, toner, day cream, night cream, dan serum. Dalam sepekan, pelaku mampu memproduksi sekitar 300 hingga 500 paket dengan harga jual Rp 130 ribu per paket.

“Dari aktivitas tersebut, omzet diperkirakan mencapai Rp39 juta hingga Rp65 juta per pekan,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, keterangan ahli, serta hasil uji laboratorium, pelaku berinisial S ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, pelaku telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Sulsel.

Baca Juga : Manajemen Bandara Sulhas Makassar Buka Suara Usai Kurir Narkoba Lolos, Klaim Tak Wajib Periksa Penumpang Datang

“Saat ini tersangka telah ditahan di Rumah Tahanan Negara Polda Sulawesi Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelas Setiawan.

Pelaku dijerat Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun dan denda hingga Rp 5 miliar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD21 Mei 2026 21:22
Andre Prasetyo Tanta Ajak Warga Makassar Mulai Pilah Sampah dari Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi NasDem, Andre Prasetyo Tanta (APT), kembali turun langsung menyapa war...
Bisnis21 Mei 2026 20:53
Rupiah Melemah, Penerbangan Dikurangi: Pariwisata Sulsel Mulai Tertekan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sulawesi Selatan menilai kenaikan harga tiket pesawat akibat ...
Makassar21 Mei 2026 20:51
Lapak Berdiri 25 Tahun di Atas Drainase, Kecamatan Ujung Pandang Akhirnya Ditertibkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui jajaran kecamatan terus mengintensifkan penertiban dan pembongkaran lapak liar yang ...
Makassar21 Mei 2026 20:30
Asmo Sulsel Tingkatkan Layanan AHASS, 618 Mekanik Ikut Technical Skill Contest 2026
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menggelar Technical Skill Contest 2026 sebagai ajang pencarian mekanik dan service advisor terbaik ...