SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi NasDem, Andre Prasetyo Tanta (APT), kembali turun langsung menyapa warga melalui kegiatan pengawasan APBD Sulsel di Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan itu berlangsung hangat dan penuh dialog. Hadir mendampingi Ketua Komisi C DPRD Sulsel tersebut, perwakilan Kelurahan Bulogading, ST Haeriah, unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi.
Salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan warga adalah perubahan data desil yang berdampak pada status penerima bantuan sosial.
Baca Juga : Andre Prasetyo Tanta Pastikan Aspirasi Warga Soal Drainase Tak Sekadar Didengar
Warga mengaku bingung lantaran data kesejahteraan mereka berubah, sehingga memengaruhi akses terhadap sejumlah program bantuan pemerintah.
Menanggapi hal itu, APT menjelaskan bahwa perubahan data tersebut merupakan bagian dari pembaruan sistem data nasional yang dilakukan pemerintah pusat dan tidak hanya terjadi di Kota Makassar.
“Perubahan data desil ini memang menjadi perhatian banyak warga. Kami ingin masyarakat memahami bahwa ini adalah pembaruan data secara nasional, bukan hanya terjadi di Makassar. Yang terpenting, warga tetap aktif mengecek dan melaporkan jika ada data yang perlu diperbaiki,” ujar APT.
Baca Juga : DPRD Sulsel Pertanyakan Keseriusan Pemprov Benahi Pengelolaan Aset Daerah
Selain menanggapi persoalan bantuan sosial, legislator NasDem itu juga mengajak masyarakat mendukung program Pemerintah Kota Makassar terkait pemilahan sampah rumah tangga, yakni memisahkan sampah basah (organik) dan sampah kering (anorganik).
Menurut legislator muda NasDem Sulsel itu, langkah sederhana dari rumah tangga akan sangat membantu pemerintah dalam menuntaskan persoalan sampah di kota.
“Program pemerintah ini sangat baik dan butuh dukungan semua pihak. Kalau kita mulai dari rumah dengan memilah sampah kering dan basah, dampaknya akan besar bagi lingkungan kita. Kota yang bersih dimulai dari kesadaran bersama,” terangnya.
Baca Juga : DPRD Sulsel “Kunci” Tambang Emas di Enrekang, Kadir Halid Minta Izin Dievaluasi dan Aktivitas Dihentikan
Kegiatan pengawasan ini menjadi ruang bagi warga Bulogading untuk menyampaikan persoalan sehari-hari secara langsung kepada wakil rakyat mereka.
Bagi APT, mendengar dan hadir di tengah masyarakat bukan sekadar tugas politik, tetapi bagian dari komitmen menjaga kedekatan dengan warga dan memastikan kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar