Logo Sulselsatu

Simak Tips Berkendara Tetap Nyaman Saat Hujan Abu dan Asap

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 08 September 2026 12:10

Asmo Sulsel bagi tips berkendara saat hujan abu dan asap. Foto: Istimewa.
Asmo Sulsel bagi tips berkendara saat hujan abu dan asap. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – Hujan abu vulkanik dapat meningkatkan risiko saat berkendara. Partikel abu yang terbawa udara maupun menempel di permukaan jalan dapat mengganggu jarak pandang, mengurangi daya cengkeram ban, hingga berpotensi mengganggu sejumlah komponen kendaraan.

Karena itu, pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan perlengkapan maupun kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Jika perjalanan tidak mendesak, menunda perjalanan hingga kondisi kembali aman menjadi pilihan terbaik.

Namun, bagi pengendara yang harus tetap melakukan perjalanan, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan.

Baca Juga : 1.215 Pelajar Adu Inovasi di AHM Best Student 2026

Persiapkan Diri dan Kendaraan
Sebelum berangkat, pastikan perlengkapan berkendara digunakan secara lengkap. Pengendara disarankan menggunakan helm dengan visor tertutup untuk membantu melindungi wajah dan mata dari paparan abu vulkanik.

Masker yang mampu menyaring partikel halus serta kacamata tambahan juga dapat digunakan untuk memberikan perlindungan dari iritasi mata dan paparan abu secara langsung.

Kondisi visor helm perlu diperhatikan. Abu vulkanik yang menempel pada permukaan visor dapat mengganggu pandangan.

Baca Juga : Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding 90 Karyawan FIFGroup

Membersihkan visor secara sembarangan saat terdapat partikel abu juga berpotensi menimbulkan goresan pada permukaannya.

Selain perlengkapan pengendara, kondisi sepeda motor juga perlu diperiksa. Pastikan tekanan dan kondisi ban, sistem pengereman, lampu utama, lampu belakang, lampu sein, spion, serta mesin berfungsi dengan baik.

Komponen kendaraan yang berkaitan dengan penyaring udara juga perlu diperhatikan karena abu vulkanik dapat masuk dan menumpuk pada bagian tersebut.

Baca Juga : Bikers dari Tiga Pulau Indonesia Berkumpul di Honda Bikers Day 2026

Sebelum melakukan perjalanan, pengendara juga sebaiknya memantau informasi resmi mengenai aktivitas gunung api, arah penyebaran abu, kondisi lalu lintas, serta kemungkinan adanya penutupan jalan.

Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak Aman
Saat berkendara di tengah hujan abu, pengendara perlu mengurangi kecepatan. Abu yang menutupi permukaan jalan, terutama ketika bercampur dengan air, dapat membuat jalan menjadi lebih licin dan mengurangi daya cengkeram ban.

Pengendara juga disarankan menghindari manuver secara tiba-tiba. Kendalikan sepeda motor secara halus dan berikan perhatian lebih terhadap kondisi lalu lintas di depan dengan menjaga jarak aman yang lebih jauh.

Baca Juga : PAP Bareng Honda Ajak Gen Z Eksplorasi Showroom

Jangan Memaksakan Diri Saat Kondisi Memburuk
Jika hujan abu dan asap semakin pekat hingga jarak pandang sangat terbatas, pengendara sebaiknya tidak memaksakan diri untuk terus berkendara.

Kurangi kecepatan secara bertahap, nyalakan lampu utama, jaga jarak dengan kendaraan lain, kemudian cari tempat yang aman untuk menepi. Pengendara juga sebaiknya tidak membuka visor helm ketika kondisi abu masih pekat.

Periksa Kendaraan Setelah Terpapar Abu
Perhatian terhadap kendaraan tidak berhenti setelah sampai di tujuan. Beberapa bagian yang perlu diperiksa setelah kendaraan terpapar abu antara lain filter udara, sistem pengereman, rantai dan komponen bergerak, area mesin dan CVT, lampu depan dan belakang, serta ban dan area roda.

Baca Juga : Honda Dekatkan Diri dengan Anak Muda Lewat Balap Tamiya

Apabila terdapat penurunan performa, kendaraan dapat diperiksa lebih lanjut di AHASS terdekat.

Pada bagian bodi, hindari menggosok permukaan kendaraan ketika masih kering. Bersihkan terlebih dahulu dengan air secara hati-hati untuk mencegah goresan akibat sifat abrasif abu vulkanik.

Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) Daniel Aria Sulistya Nugroho mengatakan, pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri ketika terjadi hujan abu vulkanik.

“Lakukan persiapan sebelum perjalanan, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, perhatikan kondisi jalan, dan segera menepi apabila kondisi sudah tidak memungkinkan untuk berkendara dengan aman. Jika perjalanan tidak mendesak, menunda perjalanan hingga kondisi kembali aman tetap menjadi pilihan terbaik. Tetap Cari Aman saat berkendara,” ujar Daniel.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...