Logo Sulselsatu

PT Vale Indonesia Dorong Ekonomi Lokal Lewat Koperasi dan UMKM

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 11 Oktober 2026 10:28

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – PT Vale Indonesia Tbk memperkuat pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Hingga 30 September 2026, perusahaan telah mendukung 127 UMKM di empat kecamatan, dengan 74 di antaranya memperoleh akses pasar melalui Pusat Oleh-Oleh Telaloa.

Komitmen tersebut sejalan dengan penyelenggaraan Pekan Expo Koperasi dan UMKM dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Tidak Semua Menolak, Arpa Jaska: Mayoritas Warga Dukung Jalur Pipa Minyak PT Vale

Kegiatan yang berlangsung pada 6–10 Oktober 2026 di Lapangan Iniaku, Sorowako, tersebut dihadiri Menteri Koperasi Ferry Juliantono, pemerintah daerah, serta gerakan koperasi dan pelaku UMKM dari 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Vale Indonesia menerima dua penghargaan sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan Pekan Expo Koperasi dan UMKM 2026.

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan perusahaan yang turut membantu menyukseskan kegiatan tersebut.

Baca Juga : PT Vale Indonesia Tekankan Kepemimpinan Berdampak di Makassar Leadership Summit 2026

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Vale Indonesia Bernardus Irmanto mengatakan, keberhasilan industri tidak hanya diukur dari produksi dan investasi, tetapi juga manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Melalui kegiatan operasi, pengembangan proyek hilirisasi dan pembedayaan UMKM, kami bermaksud membuka lebih banyak peluang ekonomi agar masyarakat dapat tumbuh bersama perkembangan industri,” kata Bernardus.

Pengembangan industri nikel dan investasi Vale Indonesia diharapkan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.

Baca Juga : PT Vale Indonesia Serahkan Ijazah Paket C di Pomalaa

Peluang tersebut mencakup kebutuhan barang, jasa, serta kegiatan usaha pendukung yang dapat dimanfaatkan masyarakat lokal.

Untuk memperluas keterlibatan UMKM, perusahaan menjalankan program pemberdayaan yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan akses pasar. Program ini menjangkau empat kecamatan di Luwu Timur, yakni Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili.

“Untuk membantu masyarakat memanfaatkan peluang tersebut, Perusahaan menjalankan program pemberdayaan UMKM yang berfokus kepada peningkatan kapasitas dan akses pasar. Hingga 30 September 2026, Vale Indonesia telah mendukung 127 UMKM di 4 (empat) kecamatan di Kabupaten Luwu Timur, yakni: Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili. Sebanyak 74 UMKM binaan telah memperoleh akses pasar melalui Pusat Oleh-Oleh Telaloa, sehingga produk lokal memiliki peluang menjangkau konsumen lebih luas,” jelas Bernardus.

Baca Juga : Hingga Juli 2016, OJK Catat Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun

Peringatan Harkopnas ke-79 yang mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, koperasi, dunia usaha, dan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem usaha serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas di daerah.

Penguatan ekonomi lokal juga terlihat melalui keberadaan Koperasi Karyawan Vale (Kopkar Vale). Berdiri sejak 1979, koperasi ini berawal dari kebutuhan karyawan PT INCO, pendahulu Vale Indonesia, untuk memperoleh barang kebutuhan pokok di Sorowako.

Baca Juga : OJK Perluas Akses Informasi Pembiayaan UMKM

Seiring perkembangannya, Kopkar Vale bertransformasi menjadi badan usaha koperasi dengan kelembagaan mandiri.

Saat ini, koperasi tersebut memiliki lebih dari 1.300 anggota dan mengembangkan sejumlah layanan, termasuk usaha ritel serta simpan pinjam.

Ketua Kopkar Vale Muhammad Parawansa Lamude mengatakan, kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting bagi keberlanjutan koperasi di tengah dinamika ekonomi Sorowako.

“Koperasi tumbuh dari kebutuhan bersama. Di tengah dinamika ekonomi Sorowako, kami terus berinovasi dan membangun kemitraan agar koperasi tetap relevan serta memberikan manfaat kesejahteraan yang berkelanjutan bagi para anggota,” jelas Muhammad.

Melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan koperasi, Vale Indonesia mendorong keterlibatan masyarakat dalam aktivitas ekonomi di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Upaya tersebut diharapkan memperluas akses pasar bagi produk lokal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan10 Oktober 2026 18:14
Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat upaya penanganan dampak kekeringan ekstrem dengan menyalurkan bantuan air ...
Hukum10 Oktober 2026 17:35
Pria di Makassar Ditangkap Usai Curi HP Mahasiswi di Rumah Kos
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria bernama Andika alias Gerandong (28) ditangkap polisi usai diduga mencuri handphone (HP) milik seorang ma...
Makassar10 Oktober 2026 17:17
Pemkot Makassar Bantu Warga di Musim Kemarau, Salurkan Air Bersih di 9 Kecamatan
Pemerintah Kota Makassar terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang....
Bisnis10 Oktober 2026 14:48
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS Nipah
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat kesiapan operasional untuk kembali melayani aktivitas ship-to-ship (STS) di Nipah Transhipment Anchorage Area...