Logo Sulselsatu

DPPPA Makassar Gelar Festival Perempuan dan Anak, Gaungkan Anti Kekerasan

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Minggu, 08 November 2026 17:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar menggelar Festival Perempuan dan Anak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, di CFD Boulevard, Mimggu (8/11/2026).

Kegiatan ini melibatkan 25 organisasi nonpemerintah (NGO), shelter warga dari seluruh kelurahan, Forum Anak, dan Forum Anak Disabilitas.

Festival tersebut diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya, Edukasi Stop Kekerasan Perempuan dan Anak, Pojok Konseling, Long march, Booth UMKM, Kampanye Berani Speak Up, dan Orasi Ilmiah Perlindungan Perempuan dan Anak.

Rangkaian acara melibatkan peserta yang menyebar di sejumlah titik untuk menyampaikan pesan kepedulian terhadap korban kekerasan.

Kepala DPPPA Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar, mengatakan festival ini menjadi bagian dari kampanye perlindungan perempuan dan anak yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

“Jadi dalam rangka memeriahkan ulang tahun Kota Makassar ke-419 maka dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak membuat kampanye terhadap perempuan dan anak di mana seluruh shelter warga di kelurahan se-Kota Makassar ikut terlibat,” ujar Ita.

“Alhamdulillah, ada 25 NGO ikut berpartisipasi bersama kita semua di sini juga Forum Anak, Forum Anak Disabilitas, dan pastinya dari DP3A sendiri,” lanjutnya

Selain shelter warga, kegiatan ini diikuti 25 NGO yang turut berpartisipasi bersama DPPPA, Forum Anak, dan Forum Anak Disabilitas. Para peserta mengambil bagian dalam edukasi serta penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Para peserta juga melakukan long march sambil membawa papan bicara dan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang apa yang harus dilakukan jika menemukan atau mengalami kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk Standar Operasional Prosedur Penanganannya (SOP).

Peserta juga membagikan bunga kepada masyarakat yang melintas sebagai bagian dari kampanye untuk menyampaikan pesan kepedulian sekaligus memperkenalkan keberadaan layanan perlindungan perempuan dan anak di Kota Makassar.

Ita mengatakan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui mekanisme penanganan kasus serta layanan yang dapat diakses ketika mengalami atau menemukan kekerasan.

“Yang kita lakukan di sini, yaitu edukasi terkait bagaimana kalau ada kasus terkait perlindungan perempuan dan anak, kemudian bagaimana SOP-nya,” jelasnya.

Rangkaian festival turut diisi dengan penandatanganan komitmen Festival Perempuan dan Anak. Agenda tersebut dilanjutkan dengan kick off kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKtP).

Ita menyebut kampanye tersebut menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.

“Pastinya tadi sudah ada penandatanganan komitmen terkait Festival Perempuan dan Anak dan dilanjutkan dengan kick off 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan,” ujarnya.

DPPPA Makassar turut menghadirkan layanan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA). Layanan ini menyediakan informasi mengenai pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan kasus kekerasan.

Di UPTD PPA, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai ruang konseling dan layanan psikolog yang tersedia. Ita menegaskan seluruh layanan perlindungan perempuan dan anak yang disediakan pemerintah dapat diakses secara gratis oleh warga Makassar.

“Ada ruang konseling, ada psikolog kami. Apabila ada kasus silakan ke sini. Ini hanya menyampaikan ke masyarakat bahwa semua ada dan pastinya semua gratis untuk masyarakat Kota Makassar,” ungkapnya.

Ita mengaku mengapresiasi keterlibatan 25 NGO dalam festival tersebut. Jumlah organisasi yang berpartisipasi bahkan melampaui perkiraan DPPPA Makassar selama ini.

Dia mengatakan sebelumnya pihaknya mengetahui sekitar 12 hingga 15 NGO yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan perlindungan perempuan dan anak. Namun, dalam festival kali ini, jumlah organisasi yang bergabung mencapai 25 NGO.

“Alhamdulillah sekali, saya juga secara pribadi tidak menyangka ternyata kegiatan ini disambut hangat dan tidak menyangka juga sampai 25 NGO bergabung dengan kami, padahal kami cuma mengajak mereka. Terus terang, mereka berpartisipasi tanpa anggaran,” katanya.

DPPPA Makassar berharap keterlibatan berbagai organisasi tersebut dapat berlanjut setelah festival. Ita mengatakan pihaknya berencana membangun komunikasi bersama melalui grup koordinasi untuk mendukung penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Setelah ini pastinya seluruh NGO yang sudah hadir kita akan bersatu, kita akan berkomitmen, kita akan membuat grup dan seluruh kasus kita tangani bersama,” tuturnya.

Dia berharap kolaborasi tersebut terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam perlindungan perempuan dan anak di Kota Makassar.

“Ini pastinya kita harapkan berkesinambungan, tidak berhenti di sini, justru lebih semangat,” pungkas Ita.

Salsabila Nurul Qholby (06220240006)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar08 November 2026 18:00
Cerita di Balik Tren Solo Date: Sendiri Bukan Berarti Kesepian
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tidak semua keinginan harus menunggu orang lain untuk bisa diwujudkan. Terkadang, seseorang hanya ingin menonton film...
Nasional08 November 2026 15:08
BRInita BRI jangkau 16 Provinsi, Hasilkan 31,7 Ton Sayur dan Buah
Program BRI Bertani di Kota (BRInita) yang dikembangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Peduli telah menghasilkan lebih dari 31,7 t...
Olahraga08 November 2026 14:55
Darmawangsyah Muin Harap Kontingen Gowa Masuk Sepuluh Besar Porprov Sulsel XVIII
Bupati Gowa Darmawangsyah Muin berharap kontingen Kabupaten Gowa mampu menambah perolehan medali dan masuk sepuluh besar....
News08 November 2026 12:12
PELNI Raih Penghargaan Konektivitas Maritim Nasional
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero meraih penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026 ...