Logo Sulselsatu

Kapolri Tak Beri Izin Aksi Halalbihalal 212 di MK

Asrul
Asrul

Selasa, 25 Juni 2019 14:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menolak memberikan izin aksi aksi halalbihalal 212 yang rencananya akan digelar di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) saat sidang putusan hasil sengketa pilpres 2019. Tito sudah menginstruksikan hal itu kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Eddy Gatot.

“Saya juga sudah menegaskan pada Kapolda Metro dan Kepala Badan Intelijen Kepolisian tidak memberikan izin melaksanakan demo di depan Mahkamah Konstitusi,” kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Selasa (25/6/2019).

Tito menjelaskan alasan pelarangan aksi massa tersebut didasarkan atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1998 Pasal 6 tentang penyampaian pendapat di muka umum.

Baca Juga : Pelantikan Kepala Daerah Tanpa Sengketa di MK Digelar 6 Februari 2025

“Di dalam pasal 6 itu adalah lima yang tidak boleh di antaranya ialah tidak boleh mengganggu ketertiban publik dan tidak boleh mengganggu hak asasi orang lain dan harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya.

Tito kemudian mengatakan telah mendengar adanya larangan yang sama dari kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomer 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno agar pendukungnya tidak mengerahkan massa ke sekitar gedung MK yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat itu.

Sebelumnya, persatuan Alumni (PA) 212 berencana menggelar aksi halalbihalal di depan Gedung Mahkamah Konstitusi dari 25-27 Juni 2019. Acara ini bagian dari mengawal proses sidang putusan sengketa hasil pemilihan umum Pilpres 2019.

Baca Juga : 10 Longwis Unggulan Makassar yang Dikunjungi Sejumlah Kepala Daerah di Hari Peringatan OTDA

Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, setelah sidang dengan agenda pembuktian di MK, hakim akan mulai menggelar rapat permusyawaratan hakim pada Selasa (25/6) hingga Kamis (27/6). Sidang akan ditutup pada Jumat (28/6) dengan agenda pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019.

Sidang sengketa Pilpres 2019 sendiri dimulai pada 14 Juni lalu. Sidang pembuktian digelar sejak Senin (17/6) hingga Jumat (21/6) lalu dengan agenda pembuktian yang mendengarkan keterangan saksi dan ahli.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel15 Mei 2026 21:36
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sahar Temukan Dua Titik Penyumbat Aliran Air di Toddang Bulu
SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak banjir di Kecamatan Tell...
Politik15 Mei 2026 19:20
Benteng Terakhir Demokrasi Itu Bernama Etika
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Di sebuah ruang sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta, suasana hening menyelimuti pembacaan putu...
Makassar15 Mei 2026 18:37
Manajemen Bandara Sulhas Makassar Buka Suara Usai Kurir Narkoba Lolos, Klaim Tak Wajib Periksa Penumpang Datang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Angkasa Pura Indonesia buka suara terkait kasus kurir narkoba yang diduga lolos membawa sabu melalui jalur penerba...
Makassar15 Mei 2026 17:56
Pemkot Makassar Tertibkan 16 Lapak di Fasum Barawajah, Akses Jalan Kembali Difungsikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Panakkukang terus menggencarkan penataan wilayah sebagai bagian dari program lanjutan Pemerintah Kot...