Logo Sulselsatu

Ketua Dewan Professor Unhas Resmi Pimpin Forum Dewan Guru Besar Indonesia

Asrul
Asrul

Senin, 05 Agustus 2019 23:39

Prof Mursalim (jas merah) resmi menjabat Ketua Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FDGBI). (Ist)
Prof Mursalim (jas merah) resmi menjabat Ketua Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FDGBI). (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Prof Mursalim yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Profesor Universitas Hasanuddin, memperoleh kepercayaan untuk memimpin Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FDGBI) selama dua periode ke depan.

Prosesi serah terima jabatan dari Ketua FDGBI periode sebelumnya, Prof Koentjoro yang berasal dari Universitas Gadjah Mada dilaksanakan pada hari pertama Musyawarah Nasional II dan Seminar Nasional FDGBI di Hotel Claro, Senin (5/8/2019). Prosesi ini ditandai dengan penyerahan dokumen-dokumen pengurus FDGBI.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Prof. Mursalim yang merupakan Guru Besar Fakultas Pertanian Unhas menawarkan tiga agenda kerja yang akan menjadi fokus pada periode kepemimpinannya, yaitu perkembangan industri 4.0, pemerataan tingkat pendidikan, dan permasalahan profesorship. Ketiga isu ini dinilainya sedang hangat bagi publik Indonesia, terutama entitas pendidikan tinggi.

Baca Juga : Makassar Jadi Panggung Gagasan Forum Dewan Guru Besar Indonesia

“Adanya tuntutan Industri 4.0 yang memang tidak bisa terhindarkan, pemerataan pendidikan yang belum optimal, permasalahan profesorship yang mana wacana rektor asing menjadi keresahan tersendiri dikalangan akademisi,” kata Prof. Mursalim.

Menurut mantan Pelaksana Tugas Direktur Politeknik Pertanian Pangkep ini, FDGBI menjadi wadah untuk mendengarkan masukan, saran dan gagasan dari seluruh guru besar yang ada di Indonesia. Masukan ini nantinya akan dibuatkan skala prioritas program kerja.

“Salah satu tugas FDGBI adalah menyampaikan pokok-pokok pikiran yang diharapkan bisa menjadi masukan kepada pemerintah terkait kebijakan apa yang harus di lakukan. Selain itu memikirkan tentang eksistensi guru besar itu sendiri. Tadi sudah banyak masukan yang diberikan, seperti adanya rektor asing, profesor asing, aturan yang bentrok dan banyak beberapa masukan lainnya. Semua masukan tadi kita analisa apa akar masalahnya dan program apa yang bisa dilakukan,” papar Prof. Mursalim.

Dirinya berharap selama periode kepemimpinannya selama dua tahun mendatang akan dapat membangun sinergi dan memperoleh dukungan dari para guru besar se-Indonesia.

Prof. Mursalim sendiri merupakan Guru Besar dalam Bidang Teknologi Pertanian pada Fakultas Pertanian Unhas. Dirinya pernah menjabat Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas 45 Makassar (sekarang Universitas Bosowa), Dekan Fakultas Pertanian Unhas periode 2002-2006, Direktur Program Pascasarjana Unhas, dan pelaksana tugas Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkep.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...