Logo Sulselsatu

Ketua Jurusan Politik UIN Sebut Razia Buku di Makassar Tindakan Primitif

Asrul
Asrul

Senin, 05 Agustus 2019 21:37

Ketua Jurusan Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar Syahrir Karim. (Sulselsatu/Jahir Majid).
Ketua Jurusan Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar Syahrir Karim. (Sulselsatu/Jahir Majid).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Jurusan Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar, Syahrir Karim mengecam tindakan razia buku di Makassar.

Menurut Syahrir, tindakan yang dilakukan oleh ormas Brigade Muslim Indonesia merupakan tindakan primitif yang dapat mengumpulkan daya kritis masyarakat.

Buku-buku yang disita oleh oknum BMI kata Syahrir, merupakan sumber pengetahuan yang harus disikapi secara netral, tidak dengan cara klaim kebenaran sepihak.

Baca Juga : MHM 2026 Terapkan Sweeping Sampah Usai Pelari Melintas

“Itu adalah tindakan primitif. Buku-buku itu adalah sumber pengetahuan dengan beragam warnanya. Bukankah pengetahuan itu dibangun atas dasar perbedaan. Sehingga, seyogyanya perbedaan dalam berbagai macam referensi pengatahuan itu mesti disikapi secara netral, tidak dengan cara klaim kebenaran sepihak. Itu namanya mematikan daya kritis dan rasa ingin tahu masyarakat,” kata Syahrir, Senin (5/8/2019).

Soal dasar hukum yang digunakan oleh oknum BMI untuk menyita buku-buku dianggapnya berhaluan marixisme, Syahrir mengatakan, mereka ormas yang mengaku BMI tidak mengetahui subtasi hukum, di mana tindakan tersebut semestinya dikaji secara hukum.

Apa lagi, penyitaan buku-buku tersebut juga telah melanggar hal kekayaan intelektual yang di lindungi UUD 45 yang menjamin kebebasan mengakses informasi dan pengetahuan.

Baca Juga : VIDEO: Pikap Diduga Ngebut Tabrak Toyota Agya di Pettarani Makassar, Dua Kendaraan Ringsek

“Mereka tidak paham substansi hukum. Bahwa tindakan seperti ini mesti dikaji secara hukum, dan mereka ini bukan aparat. Hak kekayaan intelektual dilindungi oleh hukum dan UUD 45 menjamin kebebasan untuk akses informasi dan pengetahuan,” imbuhnya.

Syahrir melihat bahwa, tindakan BMI itu pada akhirnya akan mengkerdilkan komunitasnya sendiri. “Jadi saya melihat tindakan mereka ini hanya semakin mengerdilkan komunitas mereka,” katanya.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : AUHM Makassar Kembali Aktif, Tasbih Mursalin Diangkat Jadi Ketua Baru

 

Baca Juga : AUHM Makassar Kembali Aktif, Tasbih Mursalin Diangkat Jadi Ketua Baru

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...