Logo Sulselsatu

Pasca Pasar Tempe Terbakar, Pemkab Wajo Gelar Rapat Koordinasi

Asrul
Asrul

Minggu, 25 Agustus 2019 11:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, WAJO – Sebagai langkah antisipasi cepat pasca musibah kebakaran Pasar Tempe yang terjadi Sabtu 24 Agustus 2019 pukul 1.30 wita, Bupati Wajo memerintahkan kepada jajarannya untuk mengadakan rapat koordinasi dengan dinas terkait untuk memutuskan kegiatan darurat yang akan difasilitasi secara keseluruhan oleh Pemerintah Kabupaten Wajo.

Rapat koordinasi ini berlangsung di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Wajo, Sabtu 24 Agustus 2019.

Rapat ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Amiruddin A di mana sebagai pembicara di antaranya Kepala Dinas Perdagangan dan Kepala Bappeda Kabupaten Wajo.

Menurut Sekretaris Daerah Wajo, Amiruddin kegiatan ini merupakan langkah cepat yang diambil pemerintah daerah melalui perintah Bupati Wajo, bagaimana mengambil sikap dan melakukan musyawarah kira-kira apa saran terbaik yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi serta kesinambungan berdagang warga yang ada di Pasar Tempe.

“Terkait data yang menjadi simpang siur, serta apa penyebabnya, tidak perlu kita berkomentar banyak terkait hal itu, semua kita serahkan kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan,” ujarnya.

“Hari ini kita bersegera, harus ada laporan tertulis yang diharapkan disampaikan kepada Bapak Gubernur Sulsel sore hari ini, sebagai bentuk permohonan bantuan baik berupa alat pemadam kebakaran yang lebih canggih nantinya,” kata Amiruddin menambahkan.

Juga disampaikan bahwa ada dua pilihan dari penempatan pasar ini kalau bukan di Awa Kaluku atau tetap di Pasar Tempe sendiri, juga harus dipetakan ada berapa kios lapak serta lods yang ada, dan diutamakan di sini adalah kios dan lods dan diharapkan yang ada SIPT nya, dan perlu disepakati dari dua alternatif tempat ini.

Kepala Bappeda Kabupaten Wajo Andi P. Rukka mengatakan kalau harus fokus di mana penempatan Pasar Tempe dengan beberapa alternatif yang ada, terkait di dua lokasi ini, pasti ada potensi masalah.

Utamanya Awa Kaluku yang berpotensi banjir, jadi lokasi yang mungkin adalah sekitar Pasar Tempe dengan mengoptimalkan pinggir jalan, sekeliling pasar dan pelataran parkir paling depan.

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan06 Oktober 2026 20:26
Kalla Institute dan IM3 Hadirkan Airena Belajar Dorong Literasi AI
Kalla Institute berkolaborasi dengan Indosat IM3 menggelar Airena Belajar untuk meningkatkan literasi kecerdasan artifisial (AI) di kalangan mahasiswa...
Makassar06 Oktober 2026 19:12
Plt Dirum PDAM Andi Taufiq Aris Terima Kunjungan Eastern Pearl Flour Mills, Bahas Pengembangan Jaringan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Umum Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Taufiq Aris, menerima kunjungan rombongan PT Eastern Pearl Flour ...
Pendidikan06 Oktober 2026 19:08
Tim Dosen AK-Manufaktur Bantaeng Rancang Lemari Proofing Roti untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi UKM Al Bakery
SULSELSATU.com, BANTAENG – Tim dosen Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di ...
Nasional06 Oktober 2026 17:02
MK Putus Perkara Syarat Pendidikan Gibran Malam Ini
SULSELSATU.com, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan membacakan putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan ...