Logo Sulselsatu

Pemkab Sinjai Serahkan Ranperda APBD-P 2019 ke Dewan

Asrul
Asrul

Senin, 26 Agustus 2019 15:00

Bupati Sinjai serahkan kembali Ranperda Perubahan APBD kepada Ketua DPRD Sinjai (Sulselsatu/Andi Irfan Arjuna)
Bupati Sinjai serahkan kembali Ranperda Perubahan APBD kepada Ketua DPRD Sinjai (Sulselsatu/Andi Irfan Arjuna)

SULSELSATU.com, SINJAI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai menggelar rapat paripurna penyerahan kembali Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sinjai Tahun 2019 oleh Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa kepada Ketua DPRD Sinjai Abd Haris Umar di ruang rapat Paripurna DPRD Sinjai, Senin (26/8/2019).

Rapat paripurna ini turut disaksikan dan dihadiri oleh para Wakil Ketua DPRD Sinjai, jajaran Forkopimda Kabupaten Sinjai, serta Pimpinan OPD lingkup Pemkab Sinjai.

Abd Haris dalam pidato pengantarnya menyampaikan bahwa perubahan APBD tahun anggaran 2019 ini dilakukan sehubungan dengan berbagai penyesuaian yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap sejumlah program dan kegiatan. Olehnya itu, Dewan mengingatkan kembali kepada para kepala OPD agar dalam melakukan perubahan, baik penambahan belanja maupun pergeseran belanja dalam APBD perubahan 2019 ini agar memprioritaskan komponen-komponen yang sangat mendesak.

Baca Juga : Sekretaris DPRD Sinjai Kunjungi Posko Covid-19 di Perbatasan Daerah

“Seperti kegiatan yang menyentuh langsung untuk kepentingan masyarakat Sinjai,” katanya.

Sementara itu, Andi Seto menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pihak DPRD Sinjai yang mengagendakan sidang paripurna ini, sebagai tahapan penyusunan agenda APBD Perubahan tahun 2019. Dalam kesempatan ini secara rinci rencana anggaran pada APBD pokok tahun 2019 yang direncanakan sebesar Rp 1,123 Triliun lebih, dan pada APBD Perubahan bertambah menjadi Rp 1,136 Triliun lebih atau meningkat sebanyak 1,24 persen.

“Jumlah tersebut meliputi peningkatan pendapatan asli daerah yang semula ditargetkan sebesar Rp 90,40 milyar lebih, kemudian dalam perubahan direncanakan bertambah menjadi Rp 100,57 milyar lebih atau naik sekitar 10,17 persen,” sebutnya.

Baca Juga : Corona Mewabah, DPRD Sinjai Tak Terima Aspirasi

Sedangkan untuk dana perimbangan, Seto lanjut mengatakan bahwa mengalami sedikit perubahan dengan kenaikan Rp 2.6 juta dari APBD pokok. Sedangkan untuk pendapatan lain-lainnya yang sah dari Rp 150,80 milyar pada APBD pokok mengalami peningkatan menjadi Rp 154,77 milyar atau meningkat sebanyak 2,53 persen. Belanja daerah dalam APBD pokok sebesar Rp1,34 triliun lebih dan kemudian dalam perubahan APBD direncanakan berkurang sebesar Rp180,11 milyar lebih, sehingga turun menjadi Rp 1,26 triliun lebih atau turun sekitar 6,32 persen.

“Sementara untuk anggaran belanja tidak langsung yang semula ditargetkan sebesar Rp 642,93 milyar lebih, berkurang berkurang menjadi Rp 7,49 milyar lebih menjadi Rp 635,44 milyar lebih atau turun sekitar 1,18 persen. Sedangkan Belanja langsung yang semula direncakan Rp 758 milyar lebih berkurang menjadi Rp 632,95 milyar atau berkurang sebesar Rp 72,62 milyar atau turun 11,47 persen, dan dari segi pembiayaan juga mengalami penurunan dari semula Rp 225 milyar menjadi Rp 130,78 milyar,” terangnya.

Rapat paripurna ini dirangkaikan dengan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Ranperda tentang perubahan APBD tahun 2019 ini, dan diakhir sambutannya Bupati Siniai meminta kepada seluruh Kepala OPD dan jajarannya agar aktif mengikuti pembahasan bersama DPRD Sinjai baik di tingkat Komisi maupun pada Rapat Pleno.

Baca Juga : Ketua DPRD Sinjai Minta Posko Pencegahan Covid-19 Dimaksimalkan

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...
Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...