Logo Sulselsatu

Sekkot Makassar Buka Sosialisasi Program JKN-KIS

Asrul
Asrul

Kamis, 05 September 2019 20:42

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekda Kota Makassar Muhammad Ansar membuka secara resmi Sosialisasi Program JKN-KIS dan Pola Hidup Sehat BPJS Kesehatan di Ruang Pola Balaikota Makassar, Kamis (5/9/2019).

Kegiatan ini dihadiri 19 komunitas masyarakat. Selain itu juga dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar Dwi Hesti Yuniarti, Asisten Deputi Bidang Promosi BPJS Kesehatan RI, Kepala Kantor BPJS Kesehatan se Wilayah Sulsel, Sulbar, Sultra dan Maluku, serta Brand Ambbasador BPJS Kesehatan yang juga atlet Binaraga Ade Rai.

Dalam kesempatan tersebut, Ansar menyampaikan, jika berbicara tentang BPJS berkaitan dengan data tentang masyarakat yang hampir miskin dan miskin, serta tidak mampu.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

“Ini sangat fluktuatif setiap saat. Bisa saja masyarakat setiap saat memiliki pendapatan yang cenderung meningkat. Tentu yang naik pendapatannya tidak lagi ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah,” katanya.

Karena itu ia meminta pendataan Dinas Dukcapil dan Dinas Sosial harus secara kontinyu dilakukan. Untuk mendeteksi dan menginventaris kondisi masyarakat secara real time yang ada di bawah.

Sesuai data, Ansar mengatakan belum semua masyarakat bisa terpenuhi untuk ditanggung BPJSnya. Namun, yang terpenting, kata dia bagaimana target untuk mencapai 100 persen itu bisa terpenuhi.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

Jika dilihat dari jumlah penduduk Makassar yang mencapai 1,6 juta jiwa, yang menjadi peserta BPJS tahun ini baru 82 persen.

Artinya baru sekitar 1,3 juta jiwa yang terdaftar BPJS Kesehatan. Terdiri dari Peserta Penerima Upa (PPU) ada 24,6 persen. Peserta Bukan Penerima Upa (PBPU) sebesar 22,2 persen. Bukan Pekerja (BP) 74,3 persen, PBI-APBN 19,9 persen, dan PBI-APBD kota dan provinsi 10,35 persen.

“Harapan kita terus terjadi peningkatan ekonomi oleh warga. Kalau semua sudah mencapai tingkat ekonomi yang mapan, maka tentu target 100 persen warga ter-cover BPJS Kesehatan bisa terpenuhi,” pungkasnya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...