Logo Sulselsatu

Demo Depan KPK Ricuh, Polisi Tak Tahan Pengunjuk Rasa

Asrul
Asrul

Jumat, 13 September 2019 20:38

Demo pendukung revisi UU KPK rusuh di depan kantor KPK. (INT)
Demo pendukung revisi UU KPK rusuh di depan kantor KPK. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (13/9/2019) sore berlangsung ricuh. Anehnya, tak satu pun pengunjuk rasa yang ditahan polisi.

Diketahui, unjuk rasa itu mengusung tuntutan agar Wakil Ketua KPK dan Wadah Pegawai KPK menarik pernyataan soal Firli Bahuri melanggar etik.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jakarta Selatan Komisaris Besar Bastoni Purnama mengaku belum ada pihak atau orang yang diamankan dalam insiden ini.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Untuk sementara belum ada yang kita amankan tapi akan kita dalami saksi kita periksa kemudian barang bukti akan kita kumpulkan,” kata Bastoni di depan Gedung KPK, Jakarta, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Dilansir CNNIndonesia, sepanjang aksi, beberapa kali massa aksi melempari Gedung KPK dengan batu, bambu, dan botol air mineral. Sejumlah massa aksi juga mencoba merangsek masuk ke pelataran Gedung KPK.

Petugas kepolisian sendiri terlihat kalah jumlah. Akhirnya, tidak ada massa aksi yang ditangkap dan aksi lempar batu dan percobaan masuk gedung KPK beberapa kali terjadi. Personel kepolisian tambahan sendiri baru datang setelah ricuh mereda.

Baca Juga : Bupati Takalar Pastikan Tak Terlibat Korupsi, Siap Bantu KPK Ungkap Fakta

Saat ditanya kenapa aparat polisi tidak menindak pelaku pelemparan dan oknum yang menerobos masuk gedung KPK, Bastoni menjawab normatif. Ia mengatakan terdapat sejumlah metode khusus yang dilakukan kepolisian untuk menangani kericuhan.

“Kita ada beberapa metode juga berdasarkan kekuatan personel. Jadi ada penyeimbangan khusus. Juga kita dokumentasikan pelakunya kita cari,” kata dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan massa aksi sudah melakukan pemberitahuan terlebih dahulu terkait aksi yang akan dilangsungkan di depan Gedung antirasuah. Ia menyebutkan setidaknya ada 300 massa aksi dari tiga golongan.

Baca Juga : KPK Ungkap Status Ridwan Kamil, Tersangka Atau Saksi?

“Ya pemberitahuan sudah ada jumlahnya sudah diketahui, memang awalnya mereka melakukan aksi damai cuma ternyata di luar perkiraan mereka melakukan upaya kekerasan,” ucapnya.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis05 Mei 2026 21:13
Penjualan Kalla Toyota hingga April 2026 Tumbuh 5,3 Persen, Capai 6.860 Unit
Kalla Toyota kembali menggelar Toyota Space sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi elektrifikasi dan inovasi terbaru dari ...
Video05 Mei 2026 20:51
VIDEO: Kasus BAZNAS Enrekang, Tim Advokat Sebut Tuntutan Jaksa Lemah dan Tak Berdasar
SULSELSATU.com – Persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZ...
Makassar05 Mei 2026 19:27
AFP Sulsel Sukses Gelar Talent Detection Timnas Futsal U17, 50 Talenta Terbaik Berebut Tiket ke Spanyol
Asosiasi Futsal Provinsi Sulawesi Selatan (AFP Sulsel) sukses merampungkan kegiatan Talent Detection Tim Nasional Futsal U17 yang merupakan bagian dar...
Pendidikan05 Mei 2026 18:29
Kalla Institute Gandeng PT Tatanara Dorong Peningkatan Usaha Mahasiswa
Kalla Institute teken Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Tatanara Logos Strategis untuk penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi....