Logo Sulselsatu

Chile Rusuh, Konferensi Iklim PBB Batal Digelar

Asrul
Asrul

Jumat, 01 November 2019 22:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kerusuhan yang berkepanjangan di Chile membuat konferensi iklim PBB batal digelar. Padahal negara ini menjadi tuan rumah.

Akibat pembatalan ini Spanyol mengajukan diri menjadikan Madrid sebagai lokasi pengganti untuk perhelatan itu.

Seperti dilansir CNNIndonesia dari Associated Press, Jumat (1/11), Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menyatakan menawarkan diri menjadi tuan rumah karena memahami kesulitan yang sedang dialami pemerintah Chile. Padahal, kegiatan itu akan digelar pada 2 sampai 13 Desember mendatang.

Menurut Sanchez, PBB akan mempertimbangkan penawarannya pada pekan depan dalam pertemuan di Bonn, Jerman. Konferensi Iklim pada 2018 digelar di Katowice, Polandia dan dihadiri 20 ribu orang.

Menurut Sekretaris Eksekutif Perubahan Iklim PBB, Patricia Espinosa, menyatakan tawaran Spanyol akan dipertimbangkan. Selain Spanyol, PBB mempunyai kandidat lokasi pengganti di New York, Jenewa, Wina, Bonn, atau Nairobi.

Presiden Chile, Sebastian Pinera, menyatakan alasan membatalkan Konferensi Iklim PBB dan pertemuan pemimpin Asia-Pasifik karena ingin fokus untuk menyelesaikan gejolak di dalam negeri.

Demonstrasi yang memicu kerusuhan di Chile sudah merenggut puluhan nyawa. Gejolak di Chile dipicu kenaikan tarif transportasi umum khusus pada jam sibuk sebesar US$1,17 (sekitar Rp16 ribu). Padahal pada Januari lalu ongkos transportasi umum setempat juga sudah dinaikkan.

Pemerintah beralasan mengambil kebijakan itu karena kenaikan harga bahan bakar minyak dan nilai tukar Peso yang melemah.

Masyarakat Chile juga mengkritik pemerintah karena lambatnya pertumbuhan ekonomi, dan mendesak untuk mengubah undang-undang tenaga kerja, perpajakan, serta jaminan pensiun.

Piñera memutuskan membatalkan kenaikan tarif transportasi umum dan merombak kabinet. Dia juga berencana menaikkan tunjangan pensiun, upah minimum regional dan menunda kenaikan tarif dasar listrik.

Di sisi lain, Piñera juga berencana menaikkan pajak kepada orang-orang yang berpenghasilan di atas US$11 ribu (sekitar Rp154 juta). Langkah itu diharapkan bisa meredakan amarah massa.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....