Logo Sulselsatu

Kinerja Mengecewakan, Pemkot Makassar Bakal Evaluasi Keberadaan Tenaga Kontrak

Asrul
Asrul

Minggu, 24 November 2019 17:22

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb bakal mengevaluasi kinerja ribaun tenaga kontrak. Hal ini dilakukan seiring bergulirnya wacana kenaikan gaji tenaga kerja pemerintahan non ASN tersebut.

Iqbal menegaskan bahwa Pemkot Makassar tidak akan lagi menambah tenaga kontrak. Malah kinerja mereka akan dievaluasi.

“Justru yang ada saat ini itu akan kita evaluasi,” kata Iqbal.

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

Seharusnya kata dia, tenaga kontrak dapat meningkatkan kompetensi kerjanya, sehingga penggajian nantinya bisa disesuaikan dengan upah minimum kota.

“Maunya kita sesuai UMK dengan persyaratan jelas dia mempunyai indikator kerja. Tapi ternyata tidak memenuhi syarat untuk UMK,” imbuh dia.

Sebelumnya, Pemkot Makassar mengusulkan kenaikan gaji tenaga kontrak dengan dua pertimbangan yakni naik menjadi Rp1,5 juta dan masih bisa menerima honor kegiatan. Kedua, naik menjadi Rp3 juta atau setara UMK dengan syarat tidak bisa lagi menerima honor kegiatan.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

Pemkot hanya mengusulkan kenaikan gaji tenaga kontrak sebesar Rp500 ribu yakni dari Rp1 juta menjadi Rp1,5 juta per bulan. Kenaikannya sementara dikaji dalam pembahasan APBD 2020.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis06 Agustus 2026 10:03
PT HAP Hadirkan Rumah Subsidi dan Komersial di APEX 2026, Targetkan Penjualan 100 Unit
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Hidayat Anugrah Pratama (HAP) memastikan akan ambil bagian dalam APERSI Property Expo (APEX) 2026 yang berlangsung di ...
Ekonomi06 Agustus 2026 09:34
Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi
Kalla Institute terus memperkuat perannya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)....
Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...