Logo Sulselsatu

Tawarkan Beasiswa ke Belanda, Nuffic Neso Jajaki Kerja Sama dengan Unhas

Asrul
Asrul

Selasa, 03 Desember 2019 08:32

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Netherlands Education Support Office atau Nuffic Neso menjajaki kerja sama dengan Universitas Hasanuddin terkair tawaran beasiswa studi di Belanda.

Scholarship Team Coordinator Nuffic Neso, Indy Hardono menjelaskan, pihaknya menggandeng Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk membantu proses penjaringan calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi, khususnya yang berasal dari kawasan timur Indonesia dengan harapan bahwa selepas studi, para calon mahasiswa ini nantinya dapat kembali ke daerah asal untuk memberikan dampak terhadap pembangunan daerah.

“Yang sekarang kami ingin jajaki adalah pihak Unhas membantu kami untuk menyeleksi best of the best yang potensial. Unhas sebagai center untuk membantu menjaring best potential dari Kawasan Timur Indonesia untuk menjadi agent of change dari pembangunan daerah,” tutur Indy, Senin (2/12/2019).

Baca Juga : Program Co-Ops PT Vale Buka Kesempatan Kerja Praktik Bagi Mahasiswa

“Kami tawarkan satu kesempatan untuk menimba ilmu tapi ilmu yang nantinya memberikan impact untuk organizational development,” sambungnya.

Dari sekitar 40 universitas terapan dan 14 universitas penelitian di Belanda, setidaknya ada kurang lebih 30 beasiswa yang difasilitasi oleh Nuffic Neso, di antaranya, Program Beasiswa Master StuNed; Orange Tulis Scholarship (OTS); Holland Scholarship; Beasiswa Pendidikan Indonesia — LPDP; Mora Scholarship — Kementerian Agama; Eramust+; dan lain sebagainya.

Sementara itu, Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu menyambut positif tawaran Nuffic Neso. Menurutnya, kerja sama ini akan menjadi peluang besar khususnya bagi alumni Universitas Hasanuddin untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Baca Juga : Menjaga Towuti: Biodiversitas sebagai Penopang Kehidupan

Terlebih lagi, melihat sejarah panjang Belanda dan Indonesia, tentu akan meminimalisir culture shock terhadap para calon mahasiswa.

“Ini peluang baik bagi alumni khususnya alumni Unhas yang mau studi ke Belanda karena kita punya koneksi langsung dengan Neso yang memungkinkan peluang itu menjadi lebih besar dan dari segi kultur, saya melihat kultur shock buat mahasiswa itu kecil karena Belanda sama Indonesia punya historis yang cukup kuat,” beber Prof Dwia.

Nuffic Neso juga memberi jaminan kualitas gelar terhadap mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya. Mahasiswa akan mendapatkan gelar yang diakui setelah menyelesaikan program studi yang terakreditasi.

Baca Juga : Unhas Umumkan 19 Proposal Mahakarya 2025 Lolos Pendanaan Rp5 Juta

Sistem akreditasi ini menjamin bahwa program studi tersebut memenuhi standar yang tinggi. Program studi Bachelor dan Master yang terakreditasi diakui secara resmi oleh NVAO (Organisasi Akreditasi Belanda dan Flanders).

Sejak tahun 2000, Nuffic Neso tercatat telah meluluskan alumni dari Belanda sekitar 4.600 orang, 103 orang diantaranya merupakan alumni asal Sulawesi Selatan yang memperoleh beasiswa.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...