Logo Sulselsatu

Muhammadiyah Kritik Komposisi Wantimpres

Asrul
Asrul

Sabtu, 14 Desember 2019 12:57

Presiden Joko Widodo. (INT)
Presiden Joko Widodo. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan negara punya kecenderungan pro kepada kalangan konglomerat saja. Hal itu ia sampaikan menyindir Presiden Joko Widodo yang tak memilih kader Muhammadiyah dalam komposisi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Mu’ti mengatakan Muhammadiyah bukan partai politik, juga bukan konglomerat. Sehingga menurutnya Muhammadiyah sering tidak diperhatikan oleh pemerintah.

“Persoalannya juga Muhammadiyah tidak konglomerat. Sementara ada kecenderungan negara ini hanya berpihak pada konglomerat,” kata Mu’ti dalam Pengajian Bulanan PP Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Sabtu (14/12/2019).

Sembari bercanda, ia menyampaikan kepada jemaah untuk tidak berharap bisa jadi pejabat jika bukan orang kaya. Sebab menurutnya syarat utama menjadi bagian dari pemerintah di Indonesia adalah dengan menjadi orang kaya.

Mu’ti bahkan secara terang-terangan menyinggung jajaran Wantimpres yang baru saja diumumkan Jokowi. Ia bilang tidak ada satupun anggota Wantimpres yang miskin.

“Lihat saja yang orang yang dilantik jadi Wantimpres tadi itu. Itu kan ‘kulluhum jami’an minal aghniya’ (semuanya dari kalangan kaya) dan tidak satupun yang ‘minal fuqara wal masakin’ (dari kaum fakir dan kaum miskin),” ujarnya disambut tawa jemaah.

Sebelumnya, Jokowi mengangkat sembilan orang menjadi Wantimpres. Mantan Menko Polhukam Wiranto didapuk menjadi ketua merangkap anggota Wantimpres periode 2019-2024.

Selain Wiranto, Jokowi mengangkat dan melantik delapan anggota Wantimpres lainnya. Mereka adalah politikus senior Partai Golkar Agung Laksono, politikus senior PDIP Sidarto Danusubroto, dan pemilik Grup Mayapada Dato Sri Tahir.

Kemudian Komisaris Utama PT Mustika Ratu Tbk, Putri Kus Wisnu Wardani, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya alias Habib Luthfi. Selain itu politikus senior PPP Mardiono, pendiri Medco Group Arifin Panigoro, serta mantan Gubernur Jawa Timur Sukarwo alias Pakde Karwo.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar20 September 2026 20:06
Yamaha Ajak 70 Pengguna Gear Ultima Piknik Bersama Keluarga di Makassar
Yamaha mengajak 70 pengguna Yamaha Gear Ultima dari Makassar, Gowa, dan Maros mengikuti ULTIMA Family Picnic di Bugis Waterpark Adventure, Minggu (20/...
News20 September 2026 17:20
ULTIMA Family Picnic Yamaha Hadirkan City Rolling hingga Fun Games di Makassar
Yamaha melalui ULTIMA Family Picnic menghadirkan pengalaman menarik bagi pengguna Gear Ultima di Bugis Waterpark Adventure, Makassar, Minggu (20/9/202...
Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....