Logo Sulselsatu

Sejak Berdiri, Muhammadiyah adalah Gerakan Literasi

Asrul
Asrul

Jumat, 27 Desember 2019 15:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARMuhammadiyah adalah gerakan literasi. Begitulah Muhammadiyah sejak awal berdiri. Hal itu terlihat dengan pencantuman spirit penerbitan dalam Statuten (Anggaran Dasar) Muhammadiyah tahun 1912 (artikel 3 huruf d):

“Rumusan misi Muhammadiyah adalah menerbitkan serta membantu terbitnya kitab-kitab, kitab sebaran, kitab khutbah, surat kabar, semuanya yang muat perkara ilmu agama Islam, ilmu ketertiban cara Islam.”

Spirit tersebut dipertegas pada 17 Juni 1920, saat pengesahan dan pelantikan pimpinan Bahagian dalam Hoofd Bestuur (Pengurus Besar) Muhammadiyah. Dalam pemaparannya saat rapat tersebut, Ketua Bahagian Taman Pustaka Hoofd Bestuur Muhammadiyah H. M. Mokhtar menyampaikan program kerjanya, yaitu menerbitkan selebaran, majalah berkala, dan buku-buku agama Islam, secara murah, bahkan gratis.

Baca Juga : Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1 Maret 2025, Idul Fitri Tanggal 31

Sembilan tahun setelah program tersebut dicanangkan, pada Kongres/Muktamar 1929, Muhammadiyah telah berhasil menerbitkan 700.000 buah buku dan brosur. Salah satu produk literasi Muhammadiyah yang masih eksis hingga saat ini adalah Majalah Suara Muhammadiyah (SM).

Majalah SM telah terbit sejak 1915, atau tiga tahun setelah Muhammadiyah berdiri dan tiga dekade sebelum Republik Indonesia lahir. Dengan pesebarannya ke seluruh penjuru Nusantara, menggunakan bahasa Melayu. SM bahkan berjasa ikut menyatukan Nusantara/ Indonesia sebelum Sumpah Pemuda diteriakkan oleh para pemuda di tahun 1928.

Ulasan sejarah tersebut disampaikan Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Muhammadiyah Sulsel Hadisaputra dalam Dialog Literasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Koimisariat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Universitas Muhammadiyah Makassar. Kegiatan ini dihelat di Unit Business Center Unismuh Makassar, Jumat (27/12/2019).

Baca Juga : Atasi Pemanasan Global, Pj Gubernur Sulsel Ajak BEM Unismuh se-Indonesia Tanam Pohon Serentak

Tinjauan historis, kata Hadi, sengaja dipaparkan untuk memotivasi peserta yang hadir, bahwa gerakan literasi merupakan bagian dari identitas Muhammadiyah.

“Jika spirit literasi generasi awal dibuktikan dengan lahirnya sekitar 700 ribu karya, kok generasi milenial wujud gerakan literasinya sekadar berhenti pada tataran dialog,” sindir staf pengajar Prodi Sosiologi Unismuh Makassar ini.

Pembicara lainnya, Kaharuddin, Wakil Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Sulsel, yang merupakan alumni IMM FEBIS Unismuh Makassar. Dalam pemaparannya, Kaharuddin menyoroti terbatasnya literatur yang khusus membahas tentang IMM.

Baca Juga : Silaturahmi dengan Danny Pomanto, PD Muhammadiyah: Terima Kasih Pak Wali Sudah Fasilitasi Ibadah, Ini Sejarah!

“Orang bijak bilang, jika ingin dikenal, menulislah. Atau lakukan sesuatu yang luar biasa, agar orang lain menulis tentang anda. Menulis tentang IMM merupakan salah satu strategi pengembangan gerakan,” ujar mantan aktivis DPD IMM Sulsel ini.

Dialog yang dipandu Immawan Akmal Ridwan, Ketua Bidang Tabligh PC IMM Kota Makassar ini dihadiri sekitar 50 orang peserta, yang merupakan pengurus dan anggota IMM Komisariat FEBIS Unismuh. Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan Baitul Qalam IMM Komisariat FEBIS Unismuh. Pelatihan tersebut bakal digelar Jumat-Ahad, 27-29 Desember 2019.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel15 Mei 2026 21:36
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sahar Temukan Dua Titik Penyumbat Aliran Air di Toddang Bulu
SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak banjir di Kecamatan Tell...
Politik15 Mei 2026 19:20
Benteng Terakhir Demokrasi Itu Bernama Etika
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Di sebuah ruang sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta, suasana hening menyelimuti pembacaan putu...
Makassar15 Mei 2026 18:37
Manajemen Bandara Sulhas Makassar Buka Suara Usai Kurir Narkoba Lolos, Klaim Tak Wajib Periksa Penumpang Datang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Angkasa Pura Indonesia buka suara terkait kasus kurir narkoba yang diduga lolos membawa sabu melalui jalur penerba...
Makassar15 Mei 2026 17:56
Pemkot Makassar Tertibkan 16 Lapak di Fasum Barawajah, Akses Jalan Kembali Difungsikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Panakkukang terus menggencarkan penataan wilayah sebagai bagian dari program lanjutan Pemerintah Kot...