Logo Sulselsatu

Khawatir Virus Corona, Indonesia Batal Ikut China Masters 2020

Asrul
Asrul

Senin, 27 Januari 2020 20:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Indonesia membatalkan keikutsertaannya dalam turnamen China Masters 2020. Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan langkah tersebut diambil menyusul adanya wabah virus corona.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Susy Susanti mengatakan saat ini belum menerima kabar dari Federasi Bulutangkis Asia (BAC) terkait dampak virus corona pada penyelenggaraan turnamen series 100 tersebut.

“Kalau yang di China kami akan batalkan semua. Sekarang saya sedang buat suratnya untuk membatalkan keberangkatan semua atlet,” kata Susy, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Senin (27/1/2020).

Baca Juga : VIDEO: Virus Corona Ada di Buku Paket IPA Tahun 2017, Katanya Tidak Berbahaya

Dikonfirmasi terpisah Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto memastikan Indonesia menarik diri dari China Masters 2020. Beberapa atlet sebelumnya sudah didaftarkan seperti Ihsan Maulana Mustofa, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, hingga Chico Aura Dwi Wardoyo dipastikan batal ambil bagian.

“Indonesia ambil sikap untuk batal tampil. Kami memilih menarik diri karena kemungkinan beberapa kota di China juga bakal dikunci atau diisolasi karena penyebaran wabah virus corona. Lagipula China Masters ini kan bukan turnamen mandatory [dalam perebutan poin ke Olimpiade] karena yang masuk [turnamen kualifikasi Olimpiade] itu series 300, 500, 750 dan 1.000,” ucap Budi.

Budi menyatakan lebih serius memikirkan tentang Kejuaraan Asia Bulutangkis yang rencananya digelar di Wuhan pada April mendatang. Wuhan sendiri merupakan kota yang menjadi sumber penyebaran virus corona.

Baca Juga : Cegah Virus Corona, Shalat Idul Fitri di Lutra Terapkan Protkes

Meski baru akan berlangsung tiga bulan lagi tetapi kejuaraan tersebut merupakan arena terakhir dalam perebutan poin ke Olimpiade 2020 Tokyo.

“Bidang luar negeri kami sedang bekerja dengan memberikan saran ke BAC dan BWF untuk tidak digelar di Wuhan sebelum aman dari virus corona,” katanya.

Budi juga berpikir lebih jauh tentang penyelenggaraan Olimpiade Tokyo yang rencananya dimulai pada 24 Juli sampai 9 Agustus 2020.

Baca Juga : Alhamdulillah, Pasien Sembuh Covid-19 di Lutim Jadi 1.379 Orang

“Isu lebih serius lagi Olimpiade 2020. Kalau atlet China secara keseluruhan tidak boleh keluar, ya paling diundur. Kalau dipindah tidak mungkin karena persiapan sudah bertahun-tahun. Mungkin nanti dibicarakan lagi dengan NOC [National Olympic Committee],” ucap Budi.

Turnamen China Masters 2020 sendiri dijadwalkan berlangsung 25 Februari sampai 1 Maret 2020 di Lingshui, Hainan, China.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis21 Januari 2026 12:15
Kebut Hadiah BombasTri Bagi Hadiah Bagi Pelanggan Seluruh Indonesia
– Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri kembali menghadirkan program Kebut Hadiah BombasTri bagi pelanggan setia. ...
Sulsel21 Januari 2026 10:41
Hari Bakti Imigrasi ke-76, Tasming Hamid Tekankan Pelayanan dan Kedaulatan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhakti Imigrasi ke-76 kepada seluruh jajaran Imig...
News20 Januari 2026 21:15
Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional
Perusahaan pertambangan nikel berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI...
Video20 Januari 2026 21:07
VIDEO: Aksi Cepat Warga Kolaka Timur, Dobrak Pintu Kos Demi Bantu Tetangganya
SULSELSATU.com – Kepedulian warga di Kabupaten Kolaka Timur patut diapresiasi. Sejumlah warga terpaksa mendobrak pintu sebuah kamar kos setelah mera...