Logo Sulselsatu

Pemkot Gandeng ADB Tuntaskan Kawasan Kumuh di Makassar

Asrul
Asrul

Selasa, 03 Maret 2020 08:30

Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa mengunjungi langsung lokasi NUSP, di Jalan Swadaya Mas RT 05 RW 03, Senin (2/3/2020). (Foto/Ist)
Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa mengunjungi langsung lokasi NUSP, di Jalan Swadaya Mas RT 05 RW 03, Senin (2/3/2020). (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) berkomitmen untuk bersatu berantas kawasan kumuh di Kota Makassar. Berbagai upaya dilakukan untuk menjadikan kota ini layak huni.

Melalui program Neighborhood Upgrading and Sector Project Phase (NUSP), ADB membantu Pemerintah Kota Makassar menuntaskan kemiskinan masyarakat dengan memberikan bantuan hibah untuk memperbaiki infrastruktur kota.

Program yang sudah digulirkan sejak 2015 silam ini, kembali dilanjutkan di tahun 2019 lalu dan Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala menjadi titik percontohan untuk kelurahan lainnya yang juga mendapatkan bantuan dari ADB.

Baca Juga : Iqbal Suhaeb Wajibkan Warga Gunakan Masker

Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama Presiden ADB Masatsugu Asakawa mengunjungi langsung lokasi NUSP, di Jalan Swadaya Mas RT 05 RW 03, Senin (2/3/2020).

Di tempat ini dilakukan peninjauan area di mana lokasi ini sebelumnya rawan banjir namun dengan adanya bantuan ADB, kawasan ini sangat jauh lebih tertata dan akses jalannya juga sudah bagus sehingga tidak lagi banjir.

Skrening, Ketua RT 05 yang juga selaku ketua KPP Swadaya Perdana Batua menuturkan bagaimana lingkungannya yang tadinya sangat kumuh bahkan tidak dilirik kini bernilai ekonomis.

Baca Juga : Atasi Macet di Sekitar Pelabuhan, Pemkot Makassar Gandeng Pelindo Bangun Parkiran Transit Truk

“Dengan adanya bantuan ADB di Kelurahan Batua ini, sangat membantu warga untuk memperbaiki taraf hidup. Wilayah di Jalan Swadaya ini awalnya dikucilkan karena kondisinya yang memprihatinkan namun karena ADB kami dapat berbenah dan dapat dilihat kondisi infrastruktur saat ini yang jauh lebih baik dan bernilai jual tinggi,” ujarnya.

Kehadiran ADB di Makassar diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Seperti yang diketahui saat ini Makassar memiliki 523 hektar kawasan kumuh dan dengan masuknya ADB diharapkan bisa menuntaskan persoalan ini sesuai target.

“Alhamdulillah berkat bantuan ADB saat ini sudah ada beberapa kelurahan yang mendapatkan bantuan. Sementara berbenah menjadikan kota layak huni sesuai target kita. Semoga masyarakat dapat membantu dengan menjaga yang sudah diperbaiki agar kesan kumuhnya bisa dihilangkan,” kata Iqbal.

Baca Juga : Prof Yusran Yusuf Halal Bihalal Virtual Bareng Gubernur Sulsel

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...