SULSELSATU.com, BANTAENG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyediakan anggaran sebesar Rp 14 triliun untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hal tersebut disampaikan langsung Direktur jaringan dan layanan BRI Pusat, Ahmad Solichin Lutfjyanto, pada acara peresmian gedung baru BRI Cabang Bantaeng, Senin (9/3/2020).
Ahmad Solichin menjelaskan, anggaran tersebut sengaja disediakan khusus untuk mendukung perekonomian di Sulsel. Menurut dia, sebuah kemajuan harus didorong bersama-sama. Olehnya itu, BRI dengan 400 unit kantor cabang dan pembantu di Sulsel, diyakini mampu mendorong roda perekonomian masyarakat Sulsel.
Baca Juga : BRI Sinjai Pastikan Dana Nasabah Aman Terkait Kasus Oknum Kepala Unit
“Anggaran Rp 14 triliun kita bawa ke Sulawesi Selatan dari pusat untuk mendukung perkembangan ekonomi Sulawesi Selatan lebih baik lagi,” ungkap Ahmad.
Kendati demikian, Sulsel berada pada pertumbuhan ekonomi tertinggi secara nasional. Namun, dengan pertumbuhan ekonomi yang melejit ini tidak ada salahnya BRI hadir memberikan penguatan bagi masyarakat Sulsel di pedesaan.
“Kita siap bekerjasama dengan Pemprov Sulsel. Kami siap untuk bekerjasama dengan Pemprov Sulsel untuk membawa Sulsel menjadi lebih maju dan lebih jauh lagi,” jelas Ahmad.
Baca Juga : BRI Perkuat Kesetaraan Gender Lewat Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan UMKM Perempuan
Ia mengakui, Sulsel saat ini memang sudah menjadi provinsi terbaik di Indonesia. Namun, harus terus didukung dari berbagai pihak, termasuk BRI sendiri.
“Saya percaya Sulawesi Selatan adalah provinsi terbaik di Indonesia, tapi bukan berarti tidak bisa lagi untuk menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Selain itu, Ahmad juga menyampaikan di hadapan Gubernur Sulsel, bahwa BRI di Sulsel sudah berhasil mengembangkan program kemitraan dengan masyarakat dan berhasil meningkatkan ekonomi mencapai Rp 800 miliar.
Baca Juga : Konsisten Berdayakan UMKM Antar BRI Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG Index Awards 2025
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar