Logo Sulselsatu

Tomy Satria Nilai Penundaan Pilkada Serentak Rasional

Asrul
Asrul

Rabu, 01 April 2020 19:50

Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto menyerahkan penghargaan kepada peserta kegiatan Cikal Competition Part III di Lapangan Pemuda, Bulukumba (Sulselsatu/Akbar Wahyudi)
Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto menyerahkan penghargaan kepada peserta kegiatan Cikal Competition Part III di Lapangan Pemuda, Bulukumba (Sulselsatu/Akbar Wahyudi)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pilkada serentak 2020 resmi ditunda. Keputusan itu diambil oleh DPR, Kemendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP mengingat penyebaran Covid-19 yang makin meluas.

Bakal calon bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto tak mempersoalkan Pilkada 2020 mengalami pengunduran. Padahal Tomy sendiri sudah siap mendaftar di KPU lantaran telah mengantongi rekomendasi dengan kursi yang cukup, serta memiliki pasangan wakil yakni Andi Makkasau.

Menurut Wakil Bupati Bulukumba ini, persoalan kemanusiaan memang lebih dikedepankan dibanding politik. Tomy setuju jika energi dan perhatian seluruh pihak fokus dulu dalam memerangi Covid-19 atau virus korona ini.

Baca Juga : DPD RI Buka Opsi Perbaikan Sistem Pemilu, Termasuk E-Voting

“Ketika ada kemudian opsi mengundurkan jadwal Pilkada, saya pikir sangat rasional sekali. Kita tidak ingin proses politik kemudian mengorbankan aspek kemanusiaan. Bagi saya situasi ini adalah bencana kemanusiaan, dan harapan kita agar tidak terkontaminasi dengan politik. Karena pada akhirnya politik itu membuat rakyat terbelah,” tutur Tomy, Rabu (1/4/2020).

Ketua DPD Nasdem Bulukumba ini menjelaskan, sebagai langkah nyata, dirinya meminta kepada seluruh tim dan relawan untuk menghentikan sosialisasi yang sifatnya mengumpulkan massa. Menuruti imbauan pemerintah ialah langkah yang tepat saat ini.

“Dalam situasi sekarang, masyarakat harus bersatu dari latar belakang apapun. Saya bersama Andi Makkasau bahkan telah menghentikan sosialisasi secara langsung,” ujarnya.

Baca Juga : Putusan MK Hapus Format Pemilu Serentak, Pengamat Unhas: Koreksi atas Beban Demokrasi yang Terlalu Berat

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...