Logo Sulselsatu

Iqbal Suhaeb Optimis PSBB Tidak Diperpanjang

Asrul
Asrul

Selasa, 05 Mei 2020 09:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penerapan Pembatasan Sosial berskala besar di Kota Makassar akan berakhir Kamis (7/5/2020).

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menyampaikan optimismenya PSBB tidak di perpanjang jika selama empat hari kedepan kepatuhan warga terus menunjukkan peningkatan.

“Kita masih akan terus pantau hingga hari terakhir. Yang kita lihat selama ini angka pertambahan pasien yang positif relatif cenderung menurun, demikian juga tingkat kepatuhan warga menjalankan aturan PSBB juga cukup bagus. Namun, kita tentu masih akan melihat hingga hari terakhir dan berkordinasi dengan Gugus Tugas Propinsi untuk dilakukan evaluasi dan melihat opsi-opsi yang akan diambil selanjutnya,”ujar Iqbal.

Baca Juga : Naik Penyidikan, Eks Wali Kota Makassar Diperiksa Kejati Sulsel soal Reklamasi Pantai

Sementara itu terkait penerapan PSBB di Kabupaten Gowa, Iqbal menyambut gembira dan menyebutnya sebagai perpaduan yang bagus dari PSBB yang sudah berjalan di Makassar.

“Artinya baik yang dari Gowa ke Makassar maupun sebaliknya semakin terscreening lebih ketat. Kita berharap mobilitas warga semakin jauh berkurang menyusul PSBB di Gowa,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Iqbal kembali mengajak warga yang merasa pernah melakukan kontak dengan pasien positif untuk melakukan rapid test yang disediakan oleh Pemkot Makassar secara gratis.

Baca Juga : Anggota TNI AU Dibusur Panah saat Hendak ke CPI Makassar, 7 Pelaku Ditangkap

“Kami sangat berharap kepada yang pernah kontak dengan pasien positif, ataupun yang habis berkumpul dan merasa ragu-ragu silahkan datang ke Puskesmas untuk dilakukan rapid test secara gratis. Demikian pula jika ada kelompok masyarakat tertentu yang merasa perlu untuk melakukan Rapid test silahkan datang ke Puskesmas untuk kami layani,” lanjutnya.

Iqbal juga dikonfirmasi terkait penyaluran bantuan sosial yang sudah berjalan selama beberapa hari terakhir.

“Bantuan sosial jalan terus, ada beberapa program yang sedang running, Program Keluarga Harapan itu berbasis ibu hamil, ibu menyusui, lansia dan juga disabilitas. Yang tercatat itu otomatis nama ibu atau nama istri, ada juga Bantuan Pangan Non Tunai, Bantuan Langsung Tunai, Kartu Prakerja, Sembako. Ini yang kita usahakan agar tidak tumpang tindih, makanya kami minta untuk terus diverifikasi agar tidak dobel, demikian pula kepada warga kami minta untuk terbuka dan jujur agar petugas dilapangan lebih mudah saat melakukan distribusi,” ungkap Iqbal.

Baca Juga : Payabo Recycle Sulap Limbah Plastik Jadi Bingkai Kacamata di Makassar

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...