Logo Sulselsatu

Lantamal VI Bagikan Gelang Identifikasi Resiko Terpapar Covid-19 kepada Seluruh Personelnya

Asrul
Asrul

Kamis, 21 Mei 2020 13:00

Lantamal VI Bagikan Gelang Identifikasi Resiko Terpapar Covid-19 kepada Seluruh Personelnya. (Foto/Ist)
Lantamal VI Bagikan Gelang Identifikasi Resiko Terpapar Covid-19 kepada Seluruh Personelnya. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar bagikan gelang untuk identifikasi resiko terpapar Covid-19 kepada seluruh personel Lantamal VI dan keluarganya, bertempat di Pantai Jalaria Lantamal VI.

Gelang identifikasi resiko terpapar Covid-19 tersebut digunakan terutama pada saat masuk ke Markas/kantor dan komplek di lingkungan Lantamal VI pada jam kerja maupun di luar jam kerja yang bertujuan untuk identifikasi resiko terpapar berdasarkan mapping lokasi tempat tinggal dan lingkungan tempat kerja.

“Pelaksanaan pembagian gelang identifikasi resiko terpapar Covid-19 ini adalah pertama kali dilaksanakan di Indonesia, gelang tersebut terbuat dari karet berwarna hijau, kuning, merah dengan print tulisan Lantamal VI,” ujar Asisten Operasi (Asops) Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo yang juga menjabat sebagai Subsatgas Covid-19 Lantamal VI, Rabu (20/5/2020).

Baca Juga : Lantamal VI Apresiasi Pemkot Sukses Gelar MNEK 2023, Nyatakan Siap Dukung dan Kolaborasi di Event F8 Makassar

Lebih lanjut Asops menjelaskan, penggunaan gelang identifikasi resiko terpapar Covid-19 tersebut untuk gelang berwarna hijau (resiko rendah) digunakan oleh personel dan keluarga yang tinggal di kompleks/mess/rumjab Lantamal VI.

Sedangkan gelang berwarna kuning (resiko sedang) digunakan untuk personel dan keluarga yang tinggal di luar komplek Lantamal VI serta gelang merah (resiko tinggi) digunakan untuk personel yang berinteraksi langsung dengan masyarakat umum atau pasien Covid-19 seperti personel rumah sakit, Dinas Kesehatan, Ladokgi, pegawai koperasi/toko Navimart serta Siswa Sekesal.

“Jadi gelang tersebut bukan menunjukkan status pasien Covid-19 tapi hanya identifikasi resiko terpapar sesuai dengan lingkungan tempat tinggal atau lingkungan tempat kerja,” ujarnya.

Baca Juga : UPZ Lantamal VI Salurkan Zakat ke Anak Yatim dan Warakawuri

Sehingga bagi personel yang memiliki resiko tinggi kata Ardhi Sunaryo, tentunya harus lebih waspada dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Namun demikian personel dengan resiko rendah atau sedang juga jangan menjadi lengah tapi tetap harus waspada dan disiplin,” kata dia.

Turut hadir dalam pembagian gelang identifikasi resiko terpapar Covid-19 tersebut, Kadiskes Lantamal VI Letkol Laut (K) Heri Herliana dan Kadispen Lantamal VI Kapten Laut (KH) Suparman Sulo.

Baca Juga : Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari Resmi Pegang Tongkat Komando Lantamal VI

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...
Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...