Logo Sulselsatu

Dewan Minta Pemkot Kaji Ulang Rencana Relokasi TPA ke Pattallassang

Asrul
Asrul

Jumat, 14 Agustus 2020 23:27

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar Fasuruddin Rusli. (Sulselsatu/Resti Setiawati)
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar Fasuruddin Rusli. (Sulselsatu/Resti Setiawati)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rencana Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar merelokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa ke Kecamatan Pattallassang, Gowa, kemungkinan besar tidak bisa terealisasi.

Pasalnya, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, Fasuruddin Rusli mengatakan, di TPA Tamangapa akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Ia menyarankan, wacana relokasi dipikirkan dengan matang.

Dia mengungkapkan, pembanguna PLTSa hanya terkendala lahan. Pembanguna PLTSa membutuhkan lahan 5 hektare, namun yang tersedia saat ini hanya 2,7 hektare. Sehingga, seharusnya Pemkot Makassar fokus pembangunan infrastruktur penanganan sampah yang masih terkendala pembebasan lahan.

Baca Juga : PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga

Baca juga: TPA Tamangapa Overload, DLH Harap Relokasi ke Pattallassang Segera Terealisasi” (Edit)">TPA Tamangapa Overload, DLH Harap Relokasi ke Pattallassang Segera Terealisasi

“Jadi di sana itu sudah ada kerja sama investor tapi memang kita harus siapkan lahan 5 hektare itu. Untuk mesin pengelolahannya itu besar. Pemerintah kota masih ada kekurangam lahan sekitar 2,3 hektare. Kita kan sudah punya 2,7 hektare. Kita harus pembebasan di sana,” kata Acil sapaan karib Fasuruddin Rusli.

TPA Tamangapa kata dia, masih cukup produktif. Hanya koordinasi dari Pemkot Makassar dan investor yang perlu dibenahi untuk segera merealisasikan pembangunan PLTSa.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

“Kalau saya liat di TPA Antang itu masih produktif. Masih bisa. Kalau jalan PTLSa-nya itu tumpukan sampah akan berkurang, tiap harinya akan dilakukan pembakaran sehingga menghasilkan gas dan tenaga listrik.”

“Kalau seumpannya ada PTLSa, maka tidak mungkin ada pemindahan. Otomatis pengurangan debit sampah akan habis, akan dibakar. Mesin PTLSa akan menghasilkan gas dan tenaga listrik,” ucapnya.

Sebelumnya, wacana relokasi TPA Tamangapa ke Pattallassang, Gowa, diungkapkan Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin. Rudy mengatakan, bahwa TPA telah memenuhi persyaratan untuk tempat pembuangan sampah terpadu. Sejumlah investor pun disebut telah tertarik menggarap proyek ini.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

“Sementara beberapa investor yang siap untuk melakukan pengolahan sampah kita di kawasan Pattalassang. Mudah-mudahan jadi, tapi bahwa investor masuk, itu perlu dukungan masyarakat, kadang kala hambatan kecil membuat investor banyak halangan untuk masuk,” kata Rudy, Senin (10/8/2020).

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

 

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis08 November 2026 20:07
XLSMART Perkuat Jaringan Dukung Konektivitas Sultra
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat jaringan telekomunikasi di Sulawesi Tenggara dengan mengoptimalkan infrastruktur yang kini diduk...
Makassar08 November 2026 18:00
Cerita di Balik Tren Solo Date: Sendiri Bukan Berarti Kesepian
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tidak semua keinginan harus menunggu orang lain untuk bisa diwujudkan. Terkadang, seseorang hanya ingin menonton film...
Makassar08 November 2026 17:58
DPPPA Makassar Gelar Festival Perempuan dan Anak, Gaungkan Anti Kekerasan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar menggelar Festival Perempuan dan Anak dalam ...
Nasional08 November 2026 15:08
BRInita BRI jangkau 16 Provinsi, Hasilkan 31,7 Ton Sayur dan Buah
Program BRI Bertani di Kota (BRInita) yang dikembangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Peduli telah menghasilkan lebih dari 31,7 t...