Logo Sulselsatu

Kasatpol PP Iman Hud Tegaskan Perbatasan Makassar Belum Diperketat Kembali

Asrul
Asrul

Kamis, 17 September 2020 20:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kasus Covid-19 di Makassar kembali melonjak naik sehingga isu kembalinya penjagaan di perbatasan kota Makassar termasuk pemeriksaan Surat Keterangan (Suket) Bebas Covid-19 menjadi khawatiran masyarakat.

Kendati demikian, Kepala Satpol PP Kota Makassar, Iman Hud belum menerima perintah resmi dari Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin selaku pemegang kebijakan.

Menurutnya, keputusan penjagaan antar wilayah harus berdasarkan izin resmi Wali Kota melalui SK. Pasalnya, pemberitaan yang tak benar atau hoax rentan terjadi.

Baca Juga : Naik Penyidikan, Eks Wali Kota Makassar Diperiksa Kejati Sulsel soal Reklamasi Pantai

“Iya sekarang apapun itu kan jadi setiap sesuatu kebijakan itu harus resmi. Saya hanya melaksanakan perintah, kita belum dapat perintah resmi dari bapak Walikota,” tutur Iman di Jalan Penghibur, Rabu (16/9/2020) malam.

“Biasanya kalau ada perintah itu disertai dengan SK Walikota, itu itu legal standing supaya kita tidak dia bilang orang piti piti itu kan biasa banyak berita hoax,” sambungnya.

Lebih lanjut, pihaknya sampai saat ini pun juga akan menunggu keputusan Rudy terkait hal tersebut. Namun jika diterapkan kembali pun, Iman mengatakan hal itu telah ditinjau untuk penerapannya

Baca Juga : Anggota TNI AU Dibusur Panah saat Hendak ke CPI Makassar, 7 Pelaku Ditangkap

“Nanti kita tunggu perintah bapak Walikota kalau sekiranya rekomendasi itu diterima. kita laksanakan itu resiko untuk keselamatan dan kesehatan kita semua ya kalau sudah ada instruksi tidak ada lagi alasan, yang jelas ini kajian para ahli tapi kan belum ada perintah resmi dari bapak,” terangnya.

Sementara, ia sendiri pun menilai selama penjagaan di perbatasan efektif untuk menekan laju mobilitas warga yang keluar masuk Makassar.

“Efektif kenapa karena dari pemantauan kami orang yang masuk maaf bahkan sebahagian besar itu dari luar dari luar kota Makassar orang Makassar itu mungkin sudah paham mengurangi untuk tempat,” imbunya

Baca Juga : Payabo Recycle Sulap Limbah Plastik Jadi Bingkai Kacamata di Makassar

Namun sebagian besar, diakui Iman bahwa orang-orang luar daerah memang intensif lakukan perjalanan ke Makassar.

“Tapi faktanya itu dari beberapa banyak dari dari luar daerah kota Makassar berapa kabupaten yang mungkin dia pikir kenapa karena kan di Makassar yang ada fasilitas seperti itu,” pungkasnya

Penulis: Resti Setiawati

Baca Juga : MHM 2026 Terapkan Sweeping Sampah Usai Pelari Melintas

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...