Logo Sulselsatu

Anir-Lutfi Punya Program Asuransi Hewan Ternak

Asrul
Asrul

Kamis, 01 Oktober 2020 17:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PANGKEP – Salah seorang warga Kelurahan Attasalo, Kecamatan Ma’rang, Pangkep, Hanaya menyebut peternakan sapi di daerahnya belum maksimal. Hal ini disampaikan Hanaya, saat bersilaturahmi dengan calon Pilkada Pangkep nomor urut 4, Andi Nirawati, Kamis (1/10/2020).

“Peternakan sapi di sini belum optimal digerakkan. Dan butuh sentuhan lebih banyak dari pemerintah,” kata Hanaya kepada Anir, sapaan akrab Andi Nirawati.

Anir menanggapi, peternakan di Pangkep memang harus dikelola lebih baik lagi. Data yang diperoleh Anir, ada banyak hewan ternak di Pangkep yang mati.

Baca Juga : Di Hadapan Anir-Lutfi, Bupati Ajak Sandiaga Uno Berinvestasi di Pangkep

“Saya sudah menjalin komunikasi dan kerjasama sama dengan salah satu dokter hewan. Kita akan mengasuransikan hewan ternak kita. Ketika mati akan diganti utuh satu ekor. Itu yang disubsidi pemerintah. Misalnya asuransinya Rp30 ribu, misalnya disubsidi pemerintah Rp20 ribu, kita tinggal tambah Rp10 ribu. Kalo mati sapi ta. Diganti utuh, harganya Rp 9 juta diganti Rp 9 juta,” ujar wanita kelahiran Labakkang, Pangkep ini.

Dia menambahkan, dibutuhkan pula perawatan untuk ternak-ternak sapi. Salah satunya penyuntikan vitamin bagi sapi.

“Nanti kita datangkan orangnya. Itu yang susah karena biasanya tidak digaji orang.

Baca Juga : Sandi Siap Investasi Air Bersih, Anir: Mari Raih Kemenangan

Artinya untuk tenaga medis, manusia maupun untuk hewan, itu sudah saya bicarakan akan kita adakan, kita siapkan dan diberikan insentif,” tambah alumni HMI Makassar ini.

Perawatan hewan ternak, penting menurut Anir. Jika hewan ternak sehat, maka mampu meningkatkan produktivitas peternakan.

“Biasanya kita ini dikasih makluk hidup dan tidak punya ilmunya, pasti habis, mati. Dalam artian kita bisa pelihara ayam, tapi tidak bisa mengobati ayam. Makanya itu, saya kalau beri bantuan ternak, harus saya siapkan dari pemeliharaan, membesarkannya, cara memasarkannya, itu baru sempurna kalau tidak itu yang terjadi,” kata perempuan tiga anak ini.

Baca Juga : Sandi dan Anir-Lutfi Bincang dengan Nurdin Abdullah Lebih Satu Jam

Anir juga menanggapi, terkait kekhawatiran warga, soal bantuan yang terkadang tidak tepat sasaran. Dia juga berharap, harus ada pengawasan dari masyarakat.

“Nanti kita juga ada sistem IT yang akan muncul. Semua program-program kita dan yang masuk terdata sebagai penerima akan muncul di sistem. Di sistem itu tidak bisa dimainkan di bawah karena yang pegang kita. Itu yang didrop,” pungkas politisi Gerindra ini.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....