Logo Sulselsatu

Kebiasaan Fatma Setop Kegiatan Sejenak saat Azan Berkumandang

Asrul
Asrul

Senin, 05 Oktober 2020 21:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Jarum jam menunjukkan pukul 14:51 Wita. Dari arah masjid, suara azan berkumandang. Fatmawati Rusdi sontak beri isyarat. Kampanye terhenti sejenak.

Inilah yang biasa terjadi pada aktivitas kampanye Fatma, calon wakil wali kota Makassar. Menghentikan sejenak segala aktivitas untuk menunaikan salat berjemaah.

Pasangan M Ramdhan Pomanto ini, memang biasanya memulai kampanye tatap muka dengan warga, usai salat zuhur atau sekitar pukul 13.00 Wita. Lalu mengunjungi 5-6 titik hingga pukul 17.00 Wita, sesuai batas waktu kampanye yang ditetapkan KPU.

Baca Juga : Danny Pomanto Bakal Siapkan Kejutan Pada Perayaan HUT Kota Makassar ke-416 Tahun

Dalam agenda kegiatan mantan Anggota DPR RI ini, ada satu catatan yang tidak pernah absen: “salat di masjid terdekat”. Terutama (maaf) jika tidak sedang halangan sebagai perempuan. Fatma juga sebisa mungkin untuk menghindari agenda kegiatan yang akan dihadirinya, bertepatan dengan waktu salat.

“Bu Fatma adalah sosok perempuan yang lengkap bagi saya. Selain religius, juga sukses membina keluarga dan karier,” kata Dewi, salah satu ketua komunitas perempuan pendukung ADAMA’ (akronim Danny-Fatma), pada Senin (5/10/2020).

Menomorsatukan ibadah, sudah menjadi “harga mati” bagi perempuan kelahiran 9 Mei 1980 ini sejak dahulu. Baik saat menjadi Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap selama 10 tahun (2008-2018), maupun duduk di parlemen sebagai Anggota DPR RI (2014-2019).

Baca Juga : Walikota Tunjuk Pejabat Sementara Direksi Perusda, Dewan: Wujudkan Mimpi Danny-Fatma

“Bu Fatma memang begitu. Sejak dulu. Setiap tempat yang dikunjungi, mau salat di situ juga,” kata salah seorang staf Fatma.

Selain salat di masjid setempat, Fatma juga biasa memantau kegiatan ibu-ibu alias emak-emak majelis taklim setempat. Saat berkunjung ke setiap kelurahan atau kecamatan di Kota Makassar, begitu bertemu dengan emak-emak majelis taklim, Fatma langsung antusias. Obrolan pun mengalir begitu saja dengan warga.

“Bagaimana majelis taklim ta, Bu?”, “Apa-apa saja kegiatannya?”, Lancar ji pengajiannya?”.

Baca Juga : Kunjungan ke Sulsel, Jokowi Pakai Jaket Oranye Ala Adama, Plt Gubernur Berbatik Lontara

Itulah deretan pertanyaan yang biasa dilontarkan Fatma.

Usai mendapat jawaban, Fatma biasanya berpesan agar pembinaan majelis taklim harus terus berlanjut. Itu karena, menurutnya, majelis taklim adalah sarana penunjang untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) yang religius.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...
Hukum19 September 2026 12:32
Truk Langgar Jam Operasional di Gowa, Pemotor Jadi Korban hingga Kaki Hancur
SULSELSATU.com, GOWA – Malang betul nasib Murniati. Perempuan berusia 45 tahun itu jadi korban kecelakaan dengan truk di Jalan HM Yasin Limpo, R...
News19 September 2026 10:08
Program NSE CBP Rupiah dan Green PUR BI Sulsel Raih Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) meraih dua penghargaan pada ajang International Association of Business Communi...
News19 September 2026 09:32
Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar
Komisi V DPR RI meninjau aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik di Makassa...