Logo Sulselsatu

Uji Coba Bibit Jagung HR di Maros, Mampu Hasilkan 12 Ton Per Hektar

Asrul
Asrul

Rabu, 07 Oktober 2020 17:30

Bupati Maros Hatta Rahman saat mengunjungi rumah kebun miliknya yang ditanami bibit jagung HR (Sulselsatu/Indra Sadli Pratama)
Bupati Maros Hatta Rahman saat mengunjungi rumah kebun miliknya yang ditanami bibit jagung HR (Sulselsatu/Indra Sadli Pratama)

 

SULSELSATU.com, MAROS – Bupati Maros HM Hatta Rahman melakukan uji coba panen jagung bibit Pumhar. Bibit dengan jenis pulut manis Hatta Rahman (Pumhar) panen dengan hasil yang cukup memuaskan yakni 12 ton per hektar.

Kegiatan tersebut di lakukan di rumah kebun milik Hatta Rahman yang berlokasi di Kelurahan Taroada Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, Rabu (7/10/2020).

Baca Juga : VIDEO: Sopir Truk Cekcok dengan Polisi di Mandai, Klarifikasi Ungkap Kejadian Sebenarnya

Menurut Hatta, Bibit jagung ini merupakan bibit jagung yang dikembangkn oleh Balitsereal selama lima tahun terakhir. Sebelumnya, telah diluncurkan bibit Pumhar ini di Lapangan Pallantikang pada Februari lalu.

“Alhamdulillah hasil dari bibit pumhar ini cukup memuaskan dengan hasil 12 ton per hektar sedangkan bibit jagung lain maksimal 8 ton per hektar uji coba bibit pumhar ini nantinya akan dilakukan ditiga kabupaten yakni Maros, Bone dan Sinjai,” ujar Hatta.

Untuk kabupaten lain kata Hatta juga akan segera panen dan akan dilihat hasilnya. Hatta membeberkan beberapa keunggulan dari bibit Pumhar ini yakni tongkol lebih besar dengan bulir jagung cukup besar dari jagung sejenis. Selain itu masa tanam lebih pendek yakni hanya 70 hari atau dua bulan kebih.

Baca Juga : VIDEO: Mobil SIM Keliling di Maros Terbakar

“Jagung ini juga lebih manis dari jagung sejenis sehingga memiliki kualitas lebih baik,” ujar Hatta.

Hatta berharap, bibit jagung ini kedepan bisa menjadi bibit andalan dan tidak hanya digunakan untuk petani di kabupaten Maros saja tetapi didaerah lain juga.

“Itulah dilakukan uji coba dibeberapa kabupaten untuk melihat sejauh mana hasil dari bibit jagung ini,” pungkas Hatta.

Baca Juga : VIDEO: Mobil Ambulans Alami Kecelakaan Tunggal di Maros

Bibit jagung Pumhar ini merupakan akronim dari pulut manis Hatta Rahman (HR) yang membutuhkan waktu sekitar 5 tahun untuk mengembangkan bibit jagung jenis hibrida ini.

Penulis: Indra Sadli Pratama

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...