Logo Sulselsatu

Punya Pengalaman, Fatma Dianggap Mampu Atasi Masalah Sosial di Makassar

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Jumat, 16 Oktober 2020 19:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kehadiran Fatmawati Rusdi di bursa Pilkada Makassar, melahirkan harapan baru bagi publik. Pasangan Moh Ramdhan “Danny” Pomanto itu dianggap bisa jadi jawaban dalam penanganan masalah-masalah sosial klasik.

Sebut saja masalah kian bertambahnya anak putus sekolah hingga anak kurang gizi akibat rendahnya tingkat kesejahteraan keluarga. Sebagai satu-satunya perempuan di bursa kontestan, Fatma dianggap punya metode pendekatan persuasif yang lebih efektif dalam hal penanganan masalah sosial.

“Masalah-masalah sosial di Kota Makassar hanya bisa diselesaikan dengan pendekatan dari hati ke hati. Perempuan biasanya memiliki kepekaan yang lebih tinggi dengan pendekatan personal yang lebih baik,” kata Zainal, tokoh masyarakat Kelurahan Maccini Induk saat menyambut kedatangan Fatma, Jumat (16/10/2020).

Menyelesaikan masalah-masalah sosial, sudah bukan hal baru lagi bagi Fatma. Hal itu ia buktikan saat menjabat sebagai ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidrap selama dua periode.

Di bawah kendali Fatma, PKK Kabupaten Sidrap aktif menjadi mitra strategis pemerintah. Tak lelah menjadi fasilitator, perencana, pelaksana dan penggerak beragam program kerja PKK saat itu.

Ia menggerakkan PKK untuk memberdayakan keluarga dan masyarakat. Di antaranya melalui pendekatan program pokok PKK dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, maju, mandiri dan keluarga yang berkualitas.

“Kenapa mesti cari yang lain kalau sudah ada yang terbukti. Kita semua mendoakan Danny-Fatma agar bisa memimpin kembali Kota Makassar sekaligus mewujudkan cita-cita kita semua,” tutup Zainal.

Fatma sendiri merespons harapan warga tersebut dengan kalimat penuh optimisme. Ia mengaku siap menjadi garda terdepan dalam hal penanganan masalah-masalah sosial di Kota Makassar jika kelak diberi amanah pada 9 Desember mendatang.

“Saya 10 tahun menangani PKK di Kabupaten Sidrap. Jadi saya sudah memahami permasalahan-permasalahan tersebut. Permasalahan ibu-ibu, termasuk permasalahan kader-kader posyandu,” demikian Fatma.

Di Kelurahan Maccini Induk sendiri, Fatma disambut sejumlah komunitas. Diantaranya Komunitas Maccini Bersatu serta Komunitas Ibu-ibu Sehat (KIS). Seperti biasa, mereka meneriakkan sejumlah yel-yel yang identik dengan pasangan bertagline ADAMA’ itu. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News19 September 2026 10:08
Program NSE CBP Rupiah dan Green PUR BI Sulsel Raih Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) meraih dua penghargaan pada ajang International Association of Business Communi...
News19 September 2026 09:32
Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar
Komisi V DPR RI meninjau aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik di Makassa...
Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....