Logo Sulselsatu

Paslon di Surabaya dan Kutai Ikuti Program Dana Hibah RT Irman-Zunnun

Asrul
Asrul

Senin, 19 Oktober 2020 21:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Program dana hibah untuk RT yang dicetuskan Calon Wali Kota Makassar, Irman “None” Yasin Limpo, dicontek oleh pasangan calon lain yang juga akan bertarung di Pilkada Serentak 2020. Bukan di Makassar, tapi di Pilkada Surabaya dan Kutai Kartanegara.

Kandidat yang memprogramkan dana hibah RT di Pilkada Surabaya, adalah Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin – Mujiaman Sukirno. Apabila nanti dipilih oleh warga Surabaya, mereka berencana akan melakukan perbaikan strategi pembangunan. Sehingga, seluruh kampung di Surabaya bisa menikmatinya secara merata. Penetapannya, biaya pembangunan akan diberikan di muka. Setiap RT akan diberikan dana sebesar Rp 150 juta.

Sedangkan di Pilkada Kutai Kartanegara, pasangan calon Edi Damansyah – Rendi Solihin telah merencanakan 23 program yang akan dijalankan ketika diberi amanah oleh masyarakat menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara. Salah satunya, bantuan per RT sebesar Rp 50 juta.

Juru Bicara Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin NH, Muwaffik, mengatakan, None memang sejak dulu dikenal memiliki pemikiran dan ide yang brilian. Sehingga, inovasinya kerap menjadi percontohan secara nasional. Program dana hibah atau bantuan pembangunan untuk RT sebesar Rp 15 juta hingga Rp 150 juta, diyakini akan membuat pembangunan lebih merata.

“Program dana hibah untuk RT ini merupakan ide murni dari Pak None langsung. Jika ada paslon di daerah lain yang mengikuti program ini, saya tidak heran. Karena memang program ini sangat efektif untuk pemerataan pembangunan,” kata Muwaffik, Senin, 19 Oktober 2020.

Program dana hibah untuk RT ini, jelas Muwaffik, akan membuat masyarakat merasakan langsung manfaat dari pembayaran pajak mereka. Dana tersebut tidak hanya bisa untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga untuk pelatihan-pelatihan warga.

“Kalau ada insfrastruktur yang mau diperbaiki, selokan misalnya, tidak perlu menunggu musrembang dulu. Bisa langsung menggunakan dana RT,” ujarnya.

Soal inovasi yang menjadi percontohan secara nasional, menurut Muwaffik, None adalah jagonya. Program aplikasi e-panrita milik Dinas Pendidikan Sulsel, misalnya. Program yang diciptakan adik Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat menjabat Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, menjadi percontohan nasional.

“Pak None juga yang menciptakan inovasi pelayanan perizinan satu pintu saat menjabat Kepala Badan Penanaman Modal dan Investasi, yang juga dijadikan percontohan nasional oleh KPK,” bebernya. (*)

Editor: ANDI

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News19 September 2026 10:08
Program NSE CBP Rupiah dan Green PUR BI Sulsel Raih Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) meraih dua penghargaan pada ajang International Association of Business Communi...
News19 September 2026 09:32
Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar
Komisi V DPR RI meninjau aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik di Makassa...
Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....