Logo Sulselsatu

Ketua Majelis Taklim Tanggapi Kampanye Hitam “Jangan Jadikan Perempuan Pemimpin”

Asrul
Asrul

Selasa, 27 Oktober 2020 15:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PANGKEP – Pengguna media sosial Facebook di Kabupaten Pangkep, geger dengan sebuah postingan yang mengandung kata-kata provokatif untuk tidak memilih perempuan sebagai pemimpin.

Postingan ini dibuat oleh akun bernama Karmaskandar Magello di grup Diskusi Demokrasi dan Pilkada Pangkep, Senin (26/10/2020). Juga disertai dengan unggahan foto Abd Rahman Assagaf, calon bupati Pangkep.

“Jangan Jadikan Perempuan Sebagai Pemimpinmu, Karena Sejatinya Perempuan Hanya Bertugas Mengirusi Dapur, Sumur Dan Kasur. Jangan Jadikan Kaum Perempuan Sebagai Pemimpin Karena Itu Mengingkari Kodrat Perempuan. Allah Telah Mengutus Lelaki Sejati Yang RAMAH Untuk Menjadikannya Pemimpinmu, Hanya Kaum Yang Merugi Yang Tidak Memilih #RAMAH #MAGELLO,” demikian status atau postingan akun Karmaskandar Magello.

Baca Juga : Di Hadapan Anir-Lutfi, Bupati Ajak Sandiaga Uno Berinvestasi di Pangkep

Postingan ini pun ramai diperbincangkan oleh netizen dan dibagikan ke sejumlah grup Facebook tentang Kabupaten Pangkep. Mayoritas, netizen mengecam dan mengutuk postingan yang melecehkan kaum perempuan dalam hal kepemimpinan.

Kampanye hitam ini nampaknya mengarah kepada dua kontestan Pilkada Pangkep. Masing-masing calon bupati nomor urut 4, Andi Nirawati dan calon wakil bupati nomor urut 3, Rismayani.

Ketua Majelis Taklim Desa Kabba, Isdawati menyayangkan postingan yang terkesan merendahkan kapasitas kaum perempuan tersebut. Dikatakan, perempuan saat ini merupakan mitra yang sejajar dengan kaum pria dan mempunyai peran penting dalam peningkatan kesejahteraan.

Baca Juga : Sandi Siap Investasi Air Bersih, Anir: Mari Raih Kemenangan

“Saya sebagai perempuan tidak terima kalau kami dikatakan mengingkari kodrat kami sebagai perempuan. Seyogyanya di dunia, manusia paling terkuat adalah kami, kaum perempuan. Coba kalau laki-laki, kami suruh untuk melahirkan! Apakah mereka bisa melakukan itu?,” tegas Isdawati.

Menurut Isdawati, perempuan dan laki-laku punya hak yang sama, terutama dalam menduduki kursi kepemimpinan. “Makanya saya kutuk keras pernyataan akun yang merendahakan perempuan. Ingat, kalian lahir dari rahim pertiwi ibu kandung kalian,” tambah Isdawati lagi.

Menurutnya, bukan lagi saatnya untuk membandingkan laki-laki dan perempuan dalam hal kepemimpinan. “Perempuan tidak boleh disandingkan dengan lelaki, karena perempuan juga memiliki hak untuk mencari nafkah sendiri selama diizinkan oleh keluarganya. Apalagi persoalan pemimpin, bagi saya perempuan lebih bisa adil dibandingkan sosok lelaki,” pungkasnya.

Baca Juga : Sandi dan Anir-Lutfi Bincang dengan Nurdin Abdullah Lebih Satu Jam

Hal sama juga disampaikan Maseati, seorang pedagang kue di Desa Kabba. Katanya, peranan wanita tidak saja untuk dipimpin, tetapi juga bisa untuk memimpin.

“Saya yakin orang yang mengatakan dan melecehkan martabat kami itu, orang sangat durhaka. Dia orang yang sangat tidak tahu malu dan tidak tahu diri. Bukannya lelaki yang tidak tahu diuntung. Sudah diurusi kebutuhannya malah menjatuhkan kembali kami,” ungkap Maseati.

Namun Maseati meyakini, masyarakat Pangkep tidak mudah terpengaruh dengan kampanye negatif seperti itu.

Baca Juga : Sandiaga Uno Ajak Emak-emak Berjuang Bersama Anir-Lutfi

“Melihat postingan tersebut, saya rasa masyarakat Kabupaten Pangkep harus sadar dalam menentukan pilihan di Pilkada Pangkep. Atas nama perempuan dan martabat kami sebagai perempuan, saya kutuk keras pernyataan postingan tersebut. Semoga dia mendapatkan hidayah,” pungkasnya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....