Logo Sulselsatu

Kandidat Perempuan Pilkada Pangkep Disudutkan, Pengamat: Kerjaan Orang Panik

Asrul
Asrul

Rabu, 28 Oktober 2020 15:29

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PANGKEP – Pengamat Komunikasi Politik, Attock Suharto menganggap, postingan provokatif untuk tidak memilih perempuan sebagai pemimpin di Pilkada Pangkep, merupakan bentuk kepanikan jelang pencoblosan.

“Saya melihat tim-tim kampanye yang membangun isu haram memilih perempuan sebagai pemimpin, adalah tanda kepanikan,” ucap Attock Suharto, Rabu (28/10/2020).

Ada dua perempuan yang bertarung di Pilkada Pangkep. Yakni Andi Nirawati (calon bupati nomor urut 4) dan Rismayani (calon wakil bupati nomor urut 3).

Baca Juga : Di Hadapan Anir-Lutfi, Bupati Ajak Sandiaga Uno Berinvestasi di Pangkep

Attock berasumsi, kampanye negatif itu nampaknya kuat mengarah kepada Andi Nirawati alias Anir yang berpasangan dengan Lutfi Hanafi. Alasannya, personal branding Anir-Lutfi jauh lebih mampu meyakinkan masyarakat Pangkep ketimbang yang lainnya.

“Ada pihak yang sedang terganggu atas gerakan-gerakan yang dilakukan oleh pasangan Anir-Lutfi,” paparnya.

Dikatakan Attock, banyak kepala daerah perempuan di Indonesia berhasil menjalankan tugasnya. Ini menjadi bukti, jika keberhasilan seorang pemimpin, tidak bisa dinilai dari jenis kelamin.

Baca Juga : Sandi Siap Investasi Air Bersih, Anir: Mari Raih Kemenangan

“Dari presiden, pemimpin partai politik, pemimpin daerah, telah banyak dijabat oleh perempuan. Seolah dia menampikkan banyaknya kepemimpinan perempuan dan menyudutkan salah satu calon di Pangkep, itulah tanda kepanikan,” ujar alumni UIN Alauddin Makassar ini.

Namun Attock menilai, kampanye negatif semacam ini sengaja disebar, sebab paslon Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) terus menunjukkan tren positif. Pergerakan satu-satunya calon bupati perempuan ini kata dia, sangat cepat dan efektif.

Terpisah, Ketua Majelis Taklim Nurul Ikhlas, Mirnawati Amin juga menanggapi postingan yang menyudutkan kaum perempuan tersebut. Dia menjelaskan, justru saat ini, banyak ibu-ibu yang lebih cepat beradaptasi dalam hal pekerjaan.

Baca Juga : Sandi dan Anir-Lutfi Bincang dengan Nurdin Abdullah Lebih Satu Jam

“Tidak selamanya perempuan bekerja di dapur. Justru sekarang lebih banyak perempuan juga mencari nafkah. Terbalik, bapaknya di rumah. Saya bilang memang idealnya laki-laki, tapi kalau perempuan mencari nafkah maka itu sedekah bukan kewajiban. Di pandemi ini banyak ibu-ibu itu curhat kalau suaminya di-PHK, tapi ternyata ibunya cepat mendapat kerja mungkin dari media sosial cepat beradaptasi, bapaknya banyak pusing, di suruh kerja online tidak bisa. Itumi disebut The power of Emak-emak,” kata Mirna.

Perempuan yang sehari-hari bergelut di dunia pendidikan ini menambahkan, jika memang saat ini perempuan yang lebih baik menjadi pemimpin, kenapa tidak.

“Sudah banyak sekarang dari sisi perempuan, termasuk ibu Risma. Jadi tergantung individunya ketika mampu untuk memimpin, khususnya di Pangkep saya rasa bisa. Bisa lebih baik dari laki-laki. Jika memang lebih baik kenapa tidak? Belum pernah ada juga bupati perempuan di Pangkep,” tegasnya.

Baca Juga : Sandiaga Uno Ajak Emak-emak Berjuang Bersama Anir-Lutfi

Dia berpesan ketika, kelak jika Anir-Lutfi diberi amanah untuk menjabat, maka harus amanah dan menunaikan janji-janjinya.

“Persoalan janji politik itu banyak, karena itu menjadi trauma juga buat masyarakat. Menagihnya itu, karena masyarakat itu menagih janjinya. Tapi kalau manajemennya bagus saya yakin itu akan mudah,” harapnya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...