Logo Sulselsatu

Pengamat Sebut Ada yang Galau Hadapi Pergerakan Anir-Lutfi di Pilkada Pangkep

Asrul
Asrul

Kamis, 29 Oktober 2020 21:23

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PANGKEP – Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar, Ibnu Hadjar Yusuf menilai, kampanye hitam yang dialami pasangan calon Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi), menjadi bukti pasangan nomor urut 4 ini kian diperhitungkan di Pilkada Pangkep.

“Dalam hal kontestasi politik seperti ini, ada terpaan atau tuduhan sifatnya fitnah memang sering terjadi. Dan yang biasa diterpa hal demikian itu biasanya calon yang diperhitungkan. Jadi selamat kepada Anir karena ada yang galau dan khawatir, psikologi mereka terganggu, karena tidak bisa lagi beradu gagasan,” kata Ibnu, Kamis (29/10/2020).

Menurutnya, pergerakan Anir-Lutfi dan tim, memang sudah sangat baik. Tren elektabilitas pasangan ini juga semakin positif.

Baca Juga : Di Hadapan Anir-Lutfi, Bupati Ajak Sandiaga Uno Berinvestasi di Pangkep

“Anir selalu hadir di masyarakat, di akar rumput, bersosialisasi sampai di media. Pendekatan ini saya rasa Anir memiliki kelengkapan yang matang. Bisa dikatakan ujian untuk kemenangan,” kata dia.

Ibnu menjelaskan, selain mempelajari dan mengambil langkah hukum dari video tersebut, Anir-Lutfi dan tim tidak perlu menanggapi secara berlebihan, apalagi sampai terprovokasi.

“Pengamatan saya, Anir cukup tenang dan tidak gusar dengan isu tersebut. Dan saya lihat memang bukan kelas Anir menanggapi isu ini. Hal ini cukup bagus untuk psikologi tim. Karena yang terpenting bagi Anir-Lutfi saya pikir harus tetap solid. Kalau bisa semakin diterpa badai, Anir semakin kompak,” jelasnya.

Baca Juga : Sandi Siap Investasi Air Bersih, Anir: Mari Raih Kemenangan

Apalagi soal kampanye negatif “Jangan Jadikan Perempuan Pemimpin”. Isu gender bukan hal yang relevan lagi di masa sekarang ini.

“Beda masanya sekarang. Persoalan emansipasi wanita, tidak tabu lagi. Laki-laki juga cukup siap dipimpin seorang perempuan yang tentu secara konsep jelas dan matang. Tidak relevan-lah, sekarang sudah modernisasi, globalisasi dan zaman milenial,” pungkas Ibnu Hajar.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....