Logo Sulselsatu

Eks Jubir SYL Mantap Dukung ADAMA’, Ini Program yang Dijalankan

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Minggu, 01 November 2020 10:10

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mantan Ketua Umum (Ketum) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulselbar, Henny Handayani, kini makin mantap berada di barisan pemenangan pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) di Pilkada Makassar.

Tak sekadar mendukung, Henny yang juga pernah tercatat sebagai ketua Korps HMI Wati (KOHATI) HMI Cabang Makassar, mengambil peran khusus untuk melakukan kampanye-kampanye positif mengenai sosok pasangan nomor urut 1 itu.

Selama kurang lebih dua bulan, Henny menjadi host di program ADAMA’ Bicara. Program yang mengupas sisi lain dari pasangan berpengalaman tersebut. Mengangkat beberapa angel, lalu di share di media sosial. Seperti di YouTube, group WA, maupun di group facebook dan instagram.

Henny mengatakan, keterlibatannya sebagai penanggung jawab ADAMA’ Bicara, sekaligus penegas keberpihakannya ke satu-satunya pasangan representasi perempuan di Pilkada Makassar 2020.

“Tanggung jawab kita bersama adalah memberikan edukasi langsung kepada warga di kontestasi politik di Makassar. Dan di Program ADAMA’ bicara, kami kemas secara santai, dan mengulas sisi lain kandidat. Mengeksplor juga apa yang menjadi komitmen dari Danny-Fatma untuk Makassar terus tambah baik,” kata Henny saat ditanya, Minggu, (1/11/2020).

Mengenai alasannya mendukung Danny-Fatma, Henny yang juga eks Juru Bicara Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang di Pilgub Sulsel 2012, menuturkan, jika pasangan ini merupakan paket komplit. Saling melengkapi, dan punya pengalaman kepemimpinan yang tidak diragukan lagi.

“Saya melihat pasangan Danny-Fatma adalah paket komplit. Saya percaya karakter kepemimpinan mereka akan saling menguatkan. Ditambah lagi, pasangan ini merupakan satu-satunya representasi perempuan di Pilkada Makassar,” tambah Henny.

Ia menambahkan, kehadiran Fatma juga menjadi salah satu alasannya kenapa total mendukung pasangan ini. Sebab selama pemilihan langsung di Makassar, belum ada sosok perempuan yang terpilih menjadi walikota maupun wakil walikota. Sehingga Pilkada 2020 menjadi momen yang tepat mendudukkan perempuan sebagai pemimpin.

“Persentase perempuan di Makassar itu ada sekitar 52%. Harus ada perhatian khusus. Baik dalam hal pemberdayaan, maupun memperjuangkan hak dan aspirasi perempuan. Dan paling mengerti tentang itu, tentu adalah pemimpin perempuan. Makanya harapan kita, saatnya ada perempuan menjadi pemimpin. Apalagi, Bu Fatma sudah punya pengalaman tentang itu. Pernah menjadi ketua TP PKK, mantan anggota DPR, dan aktif sebagai pembina di beberapa organisasi keperempuanan,” pungkasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar03 November 2026 18:18
PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang Jelang Nataru
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani arus mudik dan balik Natal 2026 dan Tahun Baru 20...
News03 November 2026 17:33
PELNI Makassar Ingatkan Batas Bagasi Penumpang, Maksimal 40 Kg
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar mengingatkan penumpang untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan sebelum melakukan perjalana...
Ekonomi03 November 2026 16:49
OJK Minta Industri Syariah Lebih Peka Kebutuhan Konsumen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri keuangan syariah mengembangkan produk dan layanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan konsumen....
Entertainment03 November 2026 16:26
Jaga Kenyamanan Penonton, Spektamagis Vol. 3 Selektif Pilih Sponsor
Manajemen Spektamagis Vol. 3 membatasi jumlah sponsor yang terlibat dalam penyelenggaraan festival musik tersebut. Kebijakan ini diterapkan melalui si...