Logo Sulselsatu

Pimpinan Travel Asal Barru Lakukan Umrah Pertama Kali Sejak Covid-19

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Senin, 02 November 2020 12:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Pasca dibukanya akses bagi jamaah Indonesia, pimpinan travel umrah Basmalah Utama Mandiri, HM Sulaeman Pide asal Kabupaten Barru, Sulsel, telah melaksanakan perjalanan umrah. Ia mengatakan keberangkatannya merupakan rombongan pertama setelah pelaksanaan umrah ditutup akibat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah sudah bisa umrah, yang jelas keberangkatan umrah pertama ini fasilitasnya di gratiskan oleh pemerintah Arab Saudi cuman kita hanya beli tiket saja,” kata Sulaeman saat dihubungi Sulselsatu.com. Dia mengaku kini tiba di Mekah, Senin (2/11/2020).

Ia menyebut sesampainya di sana, aturan protokol Covid-19 sangatlah ketat diberlakukan. Mulai dari karantina selama 3 hari hingga fasilitas penginapan dan bus sesuai protokol covid.

“Sampai di Mekah, kami harus dikarantina selama 3 hari, fasilitas hotel bintang limapun dan bus yang dipakai semua serba terbaru sesuai standar protokol covid, rencananya selama 10 hari kami di sini,” jelasnya

Lebih lanjut, Dia menuturkan jika pemberangkatan pertama ini kebanyakan diikuti oleh pimpinan travel. Selain karena niat umrah juga pengecekan persiapan pemberangkatan jamaah berikutnya.

“Tentu karena niat kita untuk umrah, selain itu memang datang melihat segala persiapan untuk pemberangkatan jamaah nantinya. Karena kan ini ditengah pandemi covid mesti dilihat apa saja yang berubah dari sebelum covid,” tambahnya.

Dilansir, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim memastikan, rombongan pertama jemaah umrah Indonesia sudah bisa bertolak ke Jeddah, Arab Saudi.

Ini merupakan rombongan pertama setelah penyelenggaraan umrah dihentikan sementara karena situasi pandemi virus corona di seluruh dunia sejak Februari 2020.

Akan tetapi, kata Arfi, Kemenag belum memberikan keterangan resmi dan masih memproses regulasinya.

“Iya, confirm. Jemaah dari Indonesia sudah bisa umrah mulai 1 November besok,” kata Arfi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu, (31/10/2020).

Arfi menyebutkan, sistem umrah ini bersifat Business to Business (B2B) antara penyelenggara umrah swasta di Arab Saudi dengan penyelenggara umrah di Indonesia yang bekerja sama untuk proses penerbitan visa.

Penulis : Asriadi Rijal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar03 November 2026 18:18
PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang Jelang Nataru
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani arus mudik dan balik Natal 2026 dan Tahun Baru 20...
News03 November 2026 17:33
PELNI Makassar Ingatkan Batas Bagasi Penumpang, Maksimal 40 Kg
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar mengingatkan penumpang untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan sebelum melakukan perjalana...
Ekonomi03 November 2026 16:49
OJK Minta Industri Syariah Lebih Peka Kebutuhan Konsumen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri keuangan syariah mengembangkan produk dan layanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan konsumen....
Entertainment03 November 2026 16:26
Jaga Kenyamanan Penonton, Spektamagis Vol. 3 Selektif Pilih Sponsor
Manajemen Spektamagis Vol. 3 membatasi jumlah sponsor yang terlibat dalam penyelenggaraan festival musik tersebut. Kebijakan ini diterapkan melalui si...