Logo Sulselsatu

Danny: Mustahil Perbanyak RTH Kalau Banyak Fasum Dikuasai Pihak Ketiga

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Minggu, 08 November 2020 09:02

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Saat debat kandidat yang berlangsung malam tadi Sabtu, (7/11/2020) yang disiarkan di Kompas TV, Pasangan urut satu Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi tampil tenang dan mampu menjawab dengan lugas disetiap sesi.

Pada sesi tanya jawab dan sanggahan tema lingkungan, Danny Pomanto menjawab pertanyaan dari panelis dan paslon urut tiga dan dua. Bahwa ketika dirinya menjadi Wali Kota periode lalu, Kota Makassar menjadi percontohan pengelolaan persampahan di Indonesia dan meraih piala Adipura tiga kali berturut-turut.

Bahkan ketika di bawah kepemimpinan Danny Pomanto, Kota Makassar mampu meraih Adipura Asean atau Clean Land Asean.

Dia pun mengaku saat menjabat sebagai Wali Kota Makassar beberapa tahun lalu, Kota Makassar telah melakukan pengelolaan lingkungan dan persampahan mulai dari hulu ke hilir dalam lima tahun.

“Makassar punya bank sampah yang terbaik di Indonesia termasuk sistim TPA kita juga terbaik saat kami menjabat dan dapat Adipura Asean. Justru saat kami cuti dulu Makassar tidak lagi dapat Adipura,” sebut Danny.

Selain itu ia menanggapi visi misi dan program pasangan urut dua Appi-Rahman yang ingin memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH) di Makassar. Menurutnya mustahil ketika ingin menambah taman atau RTH jika banyak fasum-fasos yang dikuasai oleh pihak ketiga.

“Saya liat program paslon nomor dua, Bagaimana caranya ingin menambah RTH kalau banyak fasum-fasos yang dikuasai oleh pihak ketiga. Jadi kalau ingin menambah taman-taman atau RTH kita harus mengembalikan fasum-fasos tersebut,” kata Danny.

Tidak hanya itu Danny juga menanyakan soal program paslon dua yang ingin membebaskan iuran sampah.

“Kalau kita ingin menangani persampahan dengan baik kita harus mendidik masyarakat dengan cara memilah sampahnya. Bagi kami kalau membebaskan iuran sampah, kami punya program pemilahan sampah, artinya kita didik masyarakat untuk disiplin membuang sampah,” jelasnya.

Dikesempatan itu Danny memaparkan bahwa dalam penanganan lingkungan di Kota Makassar yang nyaman, paslon urut satu membuat 6 program program strategis diantaranya, pertama penataaan sosial sistim persampahan, pembenahan total sistim penanganan banjir dan kemacetan, pembangunan infrastruktur dan waterfront city berbasis mitigasi dan adaptasi lingkungan.

Dan ke empat adalah peningkagan jejaring smart pedestrian dan koridor hijau kota, peningkatan lorong garden dan 5.000 lorong garden dan lorong wisata serta percepatan perceptan infrastrur sombere yang inclusif, dan ke enam adalah percepatan makassar menjadi liveafebel city dan risilient city.

“Inilah 6 program strategis yang akan menjadi konsen kami untuk menjaga lingkungan kota Makassar dengan baik. Bahwa adaptasi dan mitigasi lingkungan menjadi bahagian yang penting untuk kota Makassar.”ungkapnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 November 2026 19:24
PLN UIP Sulawesi Amankan 98 Persil Aset Tanah di Sultra
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menerima 44 Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) untuk 98 persil aset tanah yang tersebar di lim...
Makassar03 November 2026 18:18
PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang Jelang Nataru
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani arus mudik dan balik Natal 2026 dan Tahun Baru 20...
News03 November 2026 17:33
PELNI Makassar Ingatkan Batas Bagasi Penumpang, Maksimal 40 Kg
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar mengingatkan penumpang untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan sebelum melakukan perjalana...
Ekonomi03 November 2026 16:49
OJK Minta Industri Syariah Lebih Peka Kebutuhan Konsumen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri keuangan syariah mengembangkan produk dan layanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan konsumen....