Logo Sulselsatu

RSUD Parepare Perketat Protokol Kesehatan

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Senin, 09 November 2020 12:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Menagemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare makin memperketat penerapan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Hj. Mukkarramah, Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Menagemen RSUD Andi Makkasau Parepare, Senin, (9/11/2020).

“Aktivitas pengunjung Rumah Sakit kita pantau betul-betul. Petugas medis wajib masker dan mencuci tangan. Protokol kesehatan makin diperketat,” kata Mukarramah.

Dia mengemukakan, menageman RS Andi Makkasau tidak ingin lalai dalam upaya mengantisipasi penularan virus Corona.

Untuk itu dia berharap, masyarakat tidak perlu khawatir untuk memeriksakan kesehatan di RSUD Tipe B rujukan tersebut.

“Masyarakat tidak perlu khawatir akan penularan, karena kami di RSUD Parepare terus menjaga dan melakukan upaya antisipasi penyebaran penyakit terutama virus Corona,” ungkapnya.

Diketahui, dari data terbaru Minggu, 8 November 2020, masih ada penambahan 1 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Itu menjadikan 13 kasus aktif di Parepare. Satu kasus baru ini adalah ASN salah satu SKPD Pemkot Parepare, dengan riwayat komorbid (penyakit penyerta).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, Dr Hj Halwatia mengatakan, penambahan 1 kasus ini adalah kontak erat pasien terkonfirmasi positif sebelumnya. “Saat ini ASN bersangkutan dalam isolasi mandiri. Insyaallah besok (Senin, 9 November 2020) kita akan lakukan swab test kepada semua pegawai di SKPD tempatnya bekerja,” ungkap Halwatia, Minggu malam, (8/11/2020).

Secara keseluruhan, kata Halwatia, saat ini terkonfirmasi 13 kasus aktif, 1 orang di antaranya dalam perawatan di RS Makassar, 3 dirawat di RSUD Andi Makkasau, 2 dirawat di RS Sumantri, dan 7 dalam isolasi mandiri (Isman).

Sementara secara akumulasi terkonfirmasi 310 kasus positif Covid-19 di Parepare hingga hari ini, 290 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Dan ada 7 pasien meninggal dunia. “Pasien ketujuh yang meninggal datanya masuk tanggal 2 November 2020. Laki-laki, Tuan N, 61 tahun, warga Kelurahan Bukit Harapan. Dia meninggal di RS Wahidin Makassar, dan dikebumikan dengan protokol Covid-19 di Makassar,” terang Halwatia yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare.

Penulis: Andi Fardi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 November 2026 19:24
PLN UIP Sulawesi Amankan 98 Persil Aset Tanah di Sultra
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menerima 44 Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) untuk 98 persil aset tanah yang tersebar di lim...
Makassar03 November 2026 18:18
PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang Jelang Nataru
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani arus mudik dan balik Natal 2026 dan Tahun Baru 20...
News03 November 2026 17:33
PELNI Makassar Ingatkan Batas Bagasi Penumpang, Maksimal 40 Kg
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar mengingatkan penumpang untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan sebelum melakukan perjalana...
Ekonomi03 November 2026 16:49
OJK Minta Industri Syariah Lebih Peka Kebutuhan Konsumen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri keuangan syariah mengembangkan produk dan layanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan konsumen....