Logo Sulselsatu

Terus Melandai, Angka Rt Covid-19 di Parepare Kini di Bawah Satu

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Senin, 09 November 2020 22:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Kasus Covid-19 di Kota Parepare saat ini terus melandai. Dari data terakhir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare, Minggu, 8 November 2020, kasus aktif Covid-19 tercatat 13 kasus.

Dari 13 kasus itu, satu diantaranya dirujuk di RS Makassar, 3 dirawat RSUD Andi Makkasau Parepare, 2 dirawat RS Sumantri, 2 rawat jalan di RS, dan 5 isolasi mandiri yang dipantau Dinas Kesehatan Parepare dan Puskesmas.

“Alhamudilah kita sudah melandai. Itu bisa terlihat dari reproduksi efektif (Rt) Covid-19 sudah dibawah satu. Tidak sama dengan bulan lalu, bisa 5 dan 7 bahkan sempat 13 kasus perhari. Hari ini (Senin 9 November) tidak ada tambahan,” kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Parepare, Dr Halwatia, Senin (9/11/2020).

Meski demikian Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare ini meminta seluruh pihak untuk tidak terlena dengan angka penurunan Covid-19 di Kota Parepare. Menurutnya, penurunan ini harus dijadikan momentum untuk membuat seluruh pihak semakin ketat lagi dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kami tim yang terkait yang berada dipalangan tidak henti-hentinya melakukan edukasi terhadap warga. Jangan sampai ada warga tidak menggunakan masker. Kami juga terus melakukan penyemprotan disinfektan. Kami juga harap kantor-kantor lainnya melakukan hal yang sama,” jelas Thia sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, jika ditotal sejak kasus pertama muncul, kini ada 310 kasus positif COVID-19 di Parepare. Namun 290 orang sudah dinyatakan sembuh. Sementara 7 orang dinyatakan meninggal.

“Satu bulan terakhir ini tidak ada kasus yang murni terkena Covid-19, semua komorbid atau mereka yang memiliki penyakit bawaan tertentu. Termasuk yang meninggal 7 orang itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan kasus Covid-19 di Kota Parepare saat ini terus melandai. Penerapan protkol kesehatan dengan operasi yustisi seperti razia masker di jalan hingga ke pusat perbelanjaan dan perkantoran, menjadi salah satu penyebab turunnya kasus covid-19 di Kota Parepare.

“Kita tidak sekedar menghimbau dan memerintahkan. Kita selalu melakukan pendekatan persuasif sehingga kesadaran untuk memakai masker dan mencuci tangan dan menjaga jarak itu terimplementasi,” kata Taufan Pawe.

Ketua DPD I Golkar Sulsel ini menambahkan, pihaknya kini mewaspadai kluster perkantoran seperti yang dikhwatirkan Presiden Jokowi dan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

“Namun yang paling saya proteksi sekarang jangan sampai ada klaster perkantoran seperti yang dikhwatirkan Pak Gub (Nurdin Abdullah) dan Pak Presiden (Jokowi),” pungkas Taufan Pawe.

Penulis : Andi Fardi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 November 2026 19:24
PLN UIP Sulawesi Amankan 98 Persil Aset Tanah di Sultra
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menerima 44 Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) untuk 98 persil aset tanah yang tersebar di lim...
Makassar03 November 2026 18:18
PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang Jelang Nataru
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani arus mudik dan balik Natal 2026 dan Tahun Baru 20...
News03 November 2026 17:33
PELNI Makassar Ingatkan Batas Bagasi Penumpang, Maksimal 40 Kg
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar mengingatkan penumpang untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan sebelum melakukan perjalana...
Ekonomi03 November 2026 16:49
OJK Minta Industri Syariah Lebih Peka Kebutuhan Konsumen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri keuangan syariah mengembangkan produk dan layanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan konsumen....