SULSELSATU.com, SURABAYA – Liaison officer (LO) kandidat Danny-Fatma, Rizal, meninjau langsung proses pencetakan kertas suara Pilkada Makassar 2020 di Perusahan Temprina Jawa Pos Group, di Gresik Jawa Timur, Selasa (10/11/2020). Rizal didampingi oleh Komisioner Bidang Hukum dan Pengawasan KPU Kota Makassar, Abdul Rahman.
Diketahui untuk proses pencetakan kertas suara Pilkada Makassar, Group Jawa Pos Temprina mendapat kepercayaan dari KPU RI sebagai Perusahan percetakan untuk 85 wilayah yang berkontestasi Pilkada serentak untuk tahun 2020 dari 270 wilayah yang melaksanakan Pilkada Serentak.
Pada kunjungan LO Danny-Fatma ini merupakan tindak lanjut dari undangan KPU Makassar untuk melihat langsung dan mengkroscek speciment kertas suara yang akan dicetak selanjutnya.
“Jadi kami datang menghadiri undangan KPU untuk meninjau langsung seperti apa proses pencetakan kertas suaranya sekaligus mengkroscek gambar dan nama kandidat ADAMA yang akan dicetak dikertas suara,” kata Ical sapaan akrab Rizal.
Ditempat yang sama, mengenai jumlah yang dicetak, menurut Komisioner KPU Makassar, Abd. Rahman, bahwa jumlah yang akan dicetak itu disesuaikan dengan jumlah DPT ditambah 2,5 persen dari DPT. “DPT untuk Pilkada Makassar sebanyak 901.087 dan kita tambah 2,5 persen tambahan kertas suara dari DPT,” jelas Abd. Rahman.
Dapat kami sampaikan kata Abd. Rahman, bahwa untuk hari ini, selasa 10 November 2020 merupakan giat penandatanganan SP speciment kertas suara antara KPU Makassar dan pihak Temprima. Oleh karena itu kami mengundang seluruh LO Kandidat untuk datang melihat dan mengkroscek baik itu gambar dan nama kandidat masing-masing, tentu termasuk nomor urutnya, kata Abd.Rahman.
Sementara dari pihak Temprina, Deden Setiadi selaku koordinator merketing Wilayah Pilkada Sulsel saat dimintai keterangannya terkait proses pencetakan, ia mengatakan, bahwa untuk jadwal proses pencetakan kertas suara Pilwalkot Makassar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak KPU Makassar.
Terkait safety kertas suara setelah masa pencetakan, akan ada beberapa tahap yang akan dilakukan, di antaranya adalah memverifikasi kondisi kertas suara, seperti memastikan tidak ada kertas suara yang rusak. Kemudian setelah itu akan dilakukan packing kertas suara kedalam plastik kemudian penyegelan.
“Jadi untuk safety kertas suara setiap packing itu ada 100 lembar kertas suara, setelah tahap pertama kemudian kita masukkan ke dalam kardus lalu kita segel. Setelah penyegelan lalu kita pindahkan kedalam kontainer dan disegel kembali,” terang Deden.
Semua tahapan keamanan kertas suara harus terpenuhi sebelum pengiriman ke wilayah pilkada serentak yang ada di Sulawesi Selatan, termasuk Kertas Suara Pilkada Makassar. Mengenai pendistribusian ke wilayah Sulsel pihak Tempriman akan mengawal sampai ke tujuan yang berkontestasi di Sulsel.
“Yang kami cetak tidak lebih dan tidak kurang dari apa yang diajukan oleh masing-masing KPU. Bahkan dalam proses pencetakan kertas suara ini kami membuka ruang kepada masing-masing kandidat atau perwakilannya untuk melihat langsung proses pencetakannya, tetapi tetap kami berlakukan jumlah orang yang bisa masuk ke areal tersebut yakni maksimal 3 orang dari masing-masing kandidat,” tutup Deden. (*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar