SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel melantik Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Apindo Wajo. Acara ini digelar di Hotel Sermani, Selasa (10/11/2020) malam.
Ketua DPP Apindo Sulsel, La Tunreng dalam pengukuhan pengurus DPK Wajo masa bakti 2020-2025 ini juga mengambil sumpah jabatan dan janji menjalankan amanah organisasi Apindo dan AD-ART.
Dalam sambutannya, La Tunreng menyebutkan, bupati sudah memperkenalkan potensi yang bisa digali Apindo Wajo. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergitas antara pemerintah dan pengusaha.
Upaya ini perlu dilakukan sebab hanya dengan sinergitas antara pemerintah dan pengusaha maka seluruh program yang bisa dijalankan akan dapat terwujud dengan baik. Termasuk memberikan hasil yang baik bagi pengurus organisasi dan masyarakat.
“Makanya, kita perlu mengikuti dan bersinergi dengan Pemkab Wajo. Kalau mau sukses, program terlaksana dengan baik, maka ikut dengan pemerintah daerah bersama programnya,” ucap La Tunreng.
Ketua terpilih DPK Apindo Wajo, Syamsul Bahri dalam sambutannya menyebutkan bahwa Apindo merupakan wadah bagi pengusaha termasuk UMKM. Mereka juga akan berupaya membantu pemerintah dalam menyukseskan program yang sudah dibuat.
“Hadirnya Apindo di Wajo tidak akan menjadi beban Pemkab Wajo, tetapi akan menjadi mitra strategis bagi pemerintah. Salah satu buktinya adalah pelantikan ini kami tidak meminta sumbangan kepada pemerintah tapi murni dari Apindo Wajo,” kata Syamsul.
Bupati Wajo, Amran Mahmud dalam sambutannya menyebutkan kalau semua yang dilantik hampir seluruhnya dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Mereka adalah pengusaha yang tidak diragukan lagi kredibilitas dan sumber daya manusianya (SDM).
“Mudah-mudahan para pengusaha bisa membantu pemerintah dalam menjual atau mempromosikan semua potensi yang dimiliki Wajo, baik pariwisata, industri kecil dan menengah, serta jenis usaha lainnya,” Kata Amran. (*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar