Logo Sulselsatu

Jubir Keren Ungkap Alasannya Menduga Demo Bupati ditunggangi Paslon

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Jumat, 13 November 2020 21:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAROS — Ujuk rasa sekelompok massa yang menuntut penuntasan kasus dugaan korupsi Bupati Maros, Hatta Rahman masih menjadi polemik di masyarakat Maros. Diduga, aksi itu sarat dengan kepentingan politik menjelang Pilkada dan ditunggangi oleh Pasangan Calon (Paslon) tertentu.

Tak hanya jadi buah bibir di tengah masyarakat, aksi yang digelar di depan Polres dan Kejari Maros itu juga menjadi tranding topic di sejumlah platform media sosial seperti facebook dan juga grup-grup whatsapp.

Teranyar, sebuah video yang diduga salah seorang peserta aksi tersebar media sosial. Dalam video itu, seseorang yang tidak diketahui identitasnya bertanya ke seorang yang sedang duduk di atas motornya di depan kantor Kejari Maros.

Dalam dialog singkat itu, orang yang diduga sebagai peserta aksi mengaku berasal dari Kecamatan Lau dan merupakan pendukung salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Maros.

Tak hanya itu, satu video yang diduga terjadi sebelum aksi digelar juga beredar di media sosial. Di video itu, tampak ada dua orang yang saling berbicara dan keduanya diduga merupakan sama-sama peserta aksi unjuk rasa itu.

Dua video yang beredar luas di media sosial itupun, menjadi alasan Juru Bicara Maros Keren, Chaerul Syahab menduga aksi itu telah ditunggangi oleh Paslon tertentu yang targetnya untuk menurunkan elektabilitas Maros Keren.

“Tentunya dugaan yang kami lempar itu bukannya tanpa alasan. Selain adanya juga foto yang beredar, ada dua video yang menguatkan jika memang diduga kuat aksi itu memang ditunggangi oleh Paslon,” kata Chaerul, Jumat (13/11/2020).

Lebih lanjut, mantan ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros itu mengaku tidak mempersoalkan dampak pernyataannya itu, termasuk adanya pihak tertentu yang akan membawanya ke ranah hukum.

“Tidak ada masalah jika memang ada pihak yang membawanya ke ranah hukum. Toh pernyataan saya itu juga punya dasar dan juga bisa dibuktikan, baik itu video maupun foto-foto yang beredar,” sebutnya.

Chaerul menjelaskan, kasus dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah nama besar di Maros itu, sudah bergulir sejak tahun 2014 jelang Pilkada. Saat masih ditangani Polda Sulselbar, kasus ini pun pernah ditolak oleh Kejati saat hendak dilimpahkan oleh penyidik.

“Mendekati Pilkada 2015 lalu, kasus yang menurut saya sarat dengan politik itu, tiba-tiba ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri. Padahal potensi kerugian negara yang ditemukan oleh penyidik Polda Sulselbar sebesar Rp524 juta dari total anggaran Rp1,4 miliar,” terangnya.

Bahkan, kata dia, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kala itu hanya menemukan potensi kerugian negara sekitar Rp80 jutaan dan itupun sudah dikembalikan oleh Pemerintah Kabupaten.

“Makanya kita menilai kasus ini sarat politis karena hasil audit BPKP kala itu hanya sekitar Rp80 jutaan dan sudah dikembalikan loh. Anehnya kok kasus ini kembali mencuat jelang Pilkada lagi. Kan jadinya memang dipertanyakan,” pungkasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...
Hukum19 September 2026 12:32
Truk Langgar Jam Operasional di Gowa, Pemotor Jadi Korban hingga Kaki Hancur
SULSELSATU.com, GOWA – Malang betul nasib Murniati. Perempuan berusia 45 tahun itu jadi korban kecelakaan dengan truk di Jalan HM Yasin Limpo, R...
News19 September 2026 10:08
Program NSE CBP Rupiah dan Green PUR BI Sulsel Raih Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) meraih dua penghargaan pada ajang International Association of Business Communi...
News19 September 2026 09:32
Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar
Komisi V DPR RI meninjau aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik di Makassa...