Logo Sulselsatu

Isu Kasus Video Mesum Diprediksi Muncul di Debat Publik Kedua Pilkada Pangkep

Asrul
Asrul

Jumat, 13 November 2020 16:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PANGKEP – Pengamat Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Ibnu Hadjar Yusuf memprediksi isu kasus video mesum yang diduga elite politik Pangkep, bakal muncul pada debat publik kedua yang berlangsung pada Minggu, 15 November.

Ibnu sapaannya, menekankan agar para paslon harus siap. Karena mau tidak mau, isu tersebut sangat relevan dengan Kabupaten Pangkep yang dikenal sebagai daerah religius.

“Sulsel khususnya Pangkep dikenal dengan masyarakat religius, mayoritas muslim. Tentu isu seperti itu sangat sensitif. Suku Bugis-Makassar itu kan sangat anti perbuatan asusila. Perilaku tidak etis, tidak bermoral. Efeknya pasti besar, negatif terhadap orangnya, terhadap partai apalagi momen pilkada. Bisa saja menurunkan pilihan masyarakat terhadap partai atau partai pengusung figur si A atau Si B. Yang muncul adalah antipati, kejengkelan dan malu-maluin. Di debat mendatang saya yakin akan ada pertanyaan tidak terduga, bisa saja secara langsung atau tidak langsung akan dibahas,” kata Ibnu, Jumat, (13/11/2020).

Baca Juga : Di Hadapan Anir-Lutfi, Bupati Ajak Sandiaga Uno Berinvestasi di Pangkep

Apalagi menjelang hari pencoblosan kata Ibnu, kemunculan video mesum tersebut juga banyak dibicarakan di tengah-tengah masyarakat Pangkep.

“Masyarakat tahu, misalnya gambar, video, atau tulisan yang rill atau tidak. Tidak bisa dibohongi. Pertanyaan tambahan di luar skenario dan isu ini bisa menjadi bumerang. Kalau dikatakan berpengaruh, ya pasti berpengaruh. Apalagi di momentum pilkada. Semua menjadi episentrum apalagi empat calon, baik dari calon maupun partai pengusung,” tambah dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Makassar ini.

Idealnya menurut Ibnu, para petinggi ataupun oknum politik yang masuk dalam lingkaran kontestasi pilkada, seharusnya harus bisa menjaga etika, sikap dan perilaku termasuk menjaga marwah partai dan calon. Secara tidak langsung, bisa berdampak pada kandidat yang ingin dimenangkan.

Baca Juga : Sandi Siap Investasi Air Bersih, Anir: Mari Raih Kemenangan

Terpisah, Pengamat Politik Attock Suharto juga menyayangkan ramainya perbincangan hangat masyarakat Pangkep terkait video tersebut.

“Terkait kasus itu, saya sangat menyayangkan jika benar itu dilakukan oleh seorang ketua partai, mestinya ketua partai itu menjadi teladan. Saya berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi para politisi tentang pentingnya menjaga moral,” tulis Attock via WhatsApp, Jumat, (13/11/2020).

Akademisi yang tengah mengambil gelar doktornya di Universitas Islam Negeri Makassar ini menyebut, sanksi sosial akan diterima bagi siapa saja yang terlibat dalam video semacam itu.

Baca Juga : Sandi dan Anir-Lutfi Bincang dengan Nurdin Abdullah Lebih Satu Jam

“Sanksi sosial itu lebih ‘mematikan’, terutama bagi kelangsungan karier politik seseorang. Mungkin pengaruhnya hanya kepada oknum, tidak sampai mempengaruhi elektoral di Pilkada. Jadi selain diproses hukum, maka sanksi sosial pasti ada,” ujar Attock.

Sekadar informasi, debat kedua Pilkada Pangkep akan berlangsung pada tanggal 15 November mendatang. Debat berlangsung di Makassar dan disiarkan langsung oleh stasiun TVRI. Tema debat mengangkat isu Pembangunan yang Berkeadilan dengan sub tema pelayanan publik.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...