Logo Sulselsatu

Pengamat: Fitnah ke ADAMA’ akan Semakin Kencang Hingga Pencoblosan

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Sabtu, 14 November 2020 12:34

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Upaya melemahkan pasangan M Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) diprediksi masih akan terus berlanjut meski kasus dugaan bagi-bagi beras tidak terbukti sama sekali di aparat penegak hukum.

Menurut pengamat politik UIN Alauddin Makassar, Ibnu Hadjar Yusuf, besar kemungkinan akan ada penggiringan opini baru yang berusaha dibangun oleh pihak tertentu demi menjegal pasangan Danny-Fatma.

“Apa yang ditudingkan oleh lawan atau rival politik pasangan ADAMA’ terkait bagi-bagi beras ternyata tidak terbukti. Makanya pihak kepolisian menghentikan penyidikan. Hal ini berarti berpeluang akan ada lagi gempuran tuduhan, fitnah yang bisa saja semakin kencang. Tentunya membidik pasangan ADAMA’,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (14/11/2020).

Bentuk penggiringan opini baru tersebut, katanya, mulai terlihat. Salah satunya dengan berembusnya isu seolah-olah banyak pendukung Danny-Fatma yang mengalihkan dukungan yang diklaim kubu tertentu. Padahal faktanya justru soliditas tim dan relawan Danny-Fatma makin kuat jelang pencoblosan.

Mereka juga berupaya memanfaatkan kasus tertentu untuk memaksakan menarik simpati para pemilih di sisa waktu jelang pencoblosan. Padahal lagi-lagi, kasus-kasus tersebut nyatanya minim bukti dan tak jelas asal usul serta kronologinya. Termasuk ada yang memaksakan mengaitkan lagi persoalan pribadi dengan Danny-Fatma.

“Banyaknya penggiringan opini dan tudingan yang mengarah ke pasangan ADAMA’ sebenarnya bukti bahwa pasangan inilah yang paling kuat saat ini. Hanya calon yang kuat yang selalu masuk dalam radar pengintaian lawan dengan menghalalkan segala cara,” tambah Ibnu.

Semakin banyaknya tudingan dan isu miring untuk Danny-Fatma, menurut Ibnu, pada akhirnya tetap akan menguntungkan satu-satunya pasangan yang mewakili representasi kaum perempuan itu. Sebab, katanya, masyarakat nantinya akan menaruh simpati besar terhadap pasangan Danny-Fatma.

“Pada akhirnya peluang kemenangan pasangan ADAMA’ akan semakin besar dan terbuka lebar karena mampu meraih simpati masyarakat. Apalagi menjelang hari H pencoblosan yang tersisa beberapa hari lagi,” beber Ibnu.

Karakteristik masyarakat Kota Makassar, kata Ibnu, juga sudah semakin maju. Tak mudah lagi dipengaruhi oleh isu-isu miring yang sengaja diembuskan oleh kubu tertentu demi kepentingan politisnya.

“Masyarakat Kota Makassar itu cerdas dalam menilai, membaca pemetaan, menyimak karena nalar cerdasnya sudah jalan. Makanya tak usah lagi memakai cara-cara klasik dan kampungan dalam memainkan skenario politik. Bangun atau hadirkanlah pola-pola strategi politik yang etis dan mendidik sehingga proses demokrasi pun berjalan dengan baik dan berkualitas,” demikian Ibnu. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum04 Agustus 2026 22:03
Pegawai Ekspedisi di Makassar Polisikan Direktur, Wakil Direktur, dan Admin atas Dugaan Penganiayaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pegawai perusahaan ekspedisi di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bernama Syahril (34), melaporkan Direktu...
Video04 Agustus 2026 21:45
VIDEO: Viral! Kopdes Merah Putih di Makassar Berdiri di Kawasan TPA Antang
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kota Makassar viral di media sosial. Kopdes itu diketahui berdiri...
Hukum04 Agustus 2026 21:10
Jaksa Periksa 2 Pengurus KONI Makassar Terkait Penyimpangan Dana Hibah Rp15 M
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar memeriksa dua pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar terkait ...
Politik04 Agustus 2026 20:33
Rakorda Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras Targetkan Tambah Kursi dan Menangkan Prabowo Dua Periode
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai momen...