Logo Sulselsatu

Pasca Rilis Kartu Program Prioritas, Anir: Puncak Perjuangan Kian Dekat

Asrul
Asrul

Senin, 16 November 2020 18:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PANGKEP – Pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) resmi merilis kepada publik kartu penerima program prioritas dalam debat publik putaran kedua Pilkada Pangkep, Minggu (15/11/2020).

Kartu ini diberikan kepada penerima bantuan kesejahteraan ekonomi rumah tangga Rp10 juta per KK, bantuan modal usaha Rp5-10 juta, umrah gratis dan insentif guru dan RT/RW.

Calon bupati Pangkep, Andi Nirawati (Anir) berharap masyarakat Pangkep semakin tahu tentang program prioritas Anir-Lutfi usai debat publik kedua. Apalagi, dua rivalnya mengapresiasi sejumlah program Anir-Lutfi.

Baca Juga : Di Hadapan Anir-Lutfi, Bupati Ajak Sandiaga Uno Berinvestasi di Pangkep

“Satu tahapan lagi telah kita lewati. Artinya kita sudah semakin dekat pada puncak perjuangan ini. Semoga kita semakin kuat setelah debat, masyarakat semakin mengetahui program kita, semakin memahami konsep-konsep kita yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat Pangkep,” kata Anir, sapaannya.

Cabup nomor urut 4 ini menjelaskan, perbedaan dalam debat pertama dan kedua, yakni perihal penjabaran visi-misi. “Kalau debat pertama kita bahasnya lebih general atau umum. Sementara yang debat kedua lebih spesifik, lebih mendalam visi-misi dan program kita. Sehingga seluruh masyarakat bisa membaca dan mendengarkan. Apalagi yang belum bisa kita jangkau itu bisa memahami konsep-konsep kami lebih jelas,” jelas perempuan kelahiran Labakkang ini.

Dengan tema Pembangunan yang Berkeadilan, dia menuturkan bahwa pembangunan dengan pemerataan akan dilakukan di seluruh sektor. Termasuk untuk masyarakat yang tinggal di daratan maupun di kepulauan.

Baca Juga : Sandi Siap Investasi Air Bersih, Anir: Mari Raih Kemenangan

Persiapan untuk debat ketiga sambung Anir, yang pasti apa yang menjadi kekurangan dari debat sebelumnya, akan jadi masukan untuk disempurnakan. Sehingga program kesejahteraan Pangkep itu tegas dia, nyaris tanpa cela.

“Yang diangkat ini kan kasus demi kasus, program itu disusun berdasarkan hasil penemuan di lapangan, akhirnya setelah dapat akan kami lengkapi dan akan disempurnakan,” sambungnya.

Disinggung mengenai closing statement yang banyak dikagumi masyarakat dan penonton, justru dia bilang konsepnya itu spontan muncul di atas panggung.

Baca Juga : Sandi dan Anir-Lutfi Bincang dengan Nurdin Abdullah Lebih Satu Jam

“Pada intinya debat kedua ini kan adalah ketidakadilan jadi itu yang saya angkat sebagai komitmen Anir-Lutfi bahwa kami hadir untuk menghapuskan ketidakadilan yang ada. Sehingga pembangunan dari pegunungan, daratan dan kepulauan itu merata, tidak ada yang termarjinalkan,” tandasnya.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...