Logo Sulselsatu

Gunakan Cara-Cara Kotor, Kubu Rival Edit dan Pelesetkan Produksi Kampanye Positif ADAMA’

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Selasa, 17 November 2020 11:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.COM, MAKASSAR – Gagal mendiskualifikasi Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) dari Pilkada Makassar 2020, skenario “busuk” makin gencar dilakukan kubu tertentu untuk melemahkan pasangan nomor urut 1 yang di hasil survei profesional unggul jauh dari rivalnya.

Seolah kehabisan akal, beberapa karya dan produksi tim, relawan Danny-Fatma, ikut dijadikan “bulan-bulanan”. Mulai produksi video yang berisi kampanye positif, meme-meme, diedit sedemikian rupa yang memuat pesan kampanye hitam. Lalu, mereka bagikan ke media sosial. Termasuk ke beberapa group WhatsApp.

Hampir setiap saat, selalu saja ada hasil pelesatan atau isu hoaks yang dipaksakan dimasukkan. Seperti dibeberapa video yang dipotong, lalu menuliskan narasi dan gambar sesuka hatinya untuk menjatuhkan Danny-Fatma.

Bukan hanya produksi positif Danny-Fatma yang diplesetkan dan di edit sedemikian rupa, isu serangan yang berbau fitnah dan hoaks juga gencar dialamatkan ke satu-satunya pasangan representasi perempuan di Pilkada Makassar itu.

Bahkan ada yang mencoba merekayasa tudingan, seolah-seolah di intimidasi oleh pendukung Danny-Fatma. Begitu juga selalu berusaha memaksakan kalau Danny-Fatma “menghalalkan” aksi kekerasan. Termasuk mengkondisikan beberapa ASN untuk menebar fitnah ke Danny.

Dari berbagai kesempatan, Juru Bicara Danny-Fatma, Indira Mulyasari, mengingatkan dan menghimbau kubu rival untuk bertarung gagasan dan ide demi Makassar terus tambah baik. Bukan dengan cara-cara yang “menghalalkan” sesuatu demi ambisi.

“Kesatria itu bertarung gagasan, bukan saling serang, saling tuding, dan saling fitnah. Pilkada adalah ajang memberi solusi,” imbau Indira.

Pasangan Danny Pomanto di Pilkada 2018 ini mengaku heran dengan cara yang tidak terpuji oknum tertentu, terutama pasca-hasil survei yang menempatkan Danny-Fatma unggul jauh dari para kompetitornya.

“Mungkin ada yang kepanikan, kalau panik sebaiknya anda terapi, atau jangan-jangan ada yang takut berpilkada,” pungkasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar03 November 2026 18:18
PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang Jelang Nataru
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani arus mudik dan balik Natal 2026 dan Tahun Baru 20...
News03 November 2026 17:33
PELNI Makassar Ingatkan Batas Bagasi Penumpang, Maksimal 40 Kg
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar mengingatkan penumpang untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan sebelum melakukan perjalana...
Ekonomi03 November 2026 16:49
OJK Minta Industri Syariah Lebih Peka Kebutuhan Konsumen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri keuangan syariah mengembangkan produk dan layanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan konsumen....
Entertainment03 November 2026 16:26
Jaga Kenyamanan Penonton, Spektamagis Vol. 3 Selektif Pilih Sponsor
Manajemen Spektamagis Vol. 3 membatasi jumlah sponsor yang terlibat dalam penyelenggaraan festival musik tersebut. Kebijakan ini diterapkan melalui si...