Logo Sulselsatu

Kostum Debat Anir-Lutfi: Murni Produk Sulsel

Asrul
Asrul

Selasa, 17 November 2020 10:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PANGKEP – Bukan cuma penyampaian materi Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) yang menjadi perhatian pada debat publik Pilkada Pangkep. Kostum yang mereka kenakan juga menyita perhatian.

Dalam debat pertama dan kedua, pasangan nomor urut 4 ini kompak memakai kostum berwarna oranye. Warna ini sudah menjadi identitas Anir-Lutfi di Pilkada Pangkep.

Bedanya, cuma terletak pada motif. Baik saat debat pertama maupun debat kedua. “Yang di debat pertama temanya Lagosi. Debat kedua ini temanya Lontara dengan motif huruf Lontara,” kata Anir, Selasa, (17/11/2020).

Baca Juga : Di Hadapan Anir-Lutfi, Bupati Ajak Sandiaga Uno Berinvestasi di Pangkep

Kostum yang dikenakan Anir dan Lutfi, adalah asli buatan Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal ini semata-mata untuk terus menjaga dan mempromosikan usaha lokal.

“Warna, motif, penampilan itu identitas. Jadi akan menjadi perhatian. Soal kostum, saya selalu menekankan bahwa kita sebagai orang lokal berusaha mengangkat usaha lokal. Saya tidak pernah menggunakan produk dari luar Sulsel dalam debat,” kata politikus partai Gerindra ini.

Sekarang, kata dia, ciri khas dan identitas kebudayaan daerah, cenderung kehilangan identitas.

Baca Juga : Sandi Siap Investasi Air Bersih, Anir: Mari Raih Kemenangan

“Kita cenderung lupa, bahwa ini khasnya ini, ini khas daerah ini. Budaya cenderung ditinggalkan. Ada beberapa juga yang saya tahu itu sudah dimodifikasi, dimodernkan. Khas Pangkep sementara saya telusuri, akan kita kupas, kuliti satu-satu. Akan kita buat ciri khasnya. Karena sudah saya telusuri dan ternyata ada,” paparnya.

 

Bagaimana dengan kostum saat debat ketiga yang dijadwalkan pada akhir bulan ini? Anir masih merahasikan. Namun, dipastikan kostum debat pamungkas itu tetap berwarna oranye dan buatan Sulsel.

Baca Juga : Sandi dan Anir-Lutfi Bincang dengan Nurdin Abdullah Lebih Satu Jam

“Kostum debat ketiga tengah disiapkan. Yang jelas, produk dari Kabupaten Pangkep,” pungkas Anir, tersenyum.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...