Logo Sulselsatu

Pj Walikota Ungkap Alasan Tak Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Danny-Fatma, Sebut Tidak Urgent

Asrul
Asrul

Sabtu, 30 Januari 2021 12:25

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Makassar – Sempat menjadi sorotan, Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin akhirnya ungkap alasan ketidakhadirannya dalam Sidang Paripurna Pengesahan dan Penetapan Danny Pomanto-Fatmawaty Rusdi sebagai Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Kamis lalu di DPRD Makassar.

Rudy mengaku, saat itu memilih menghadiri Rapat Umum Pemengang Saham (RUPS), PT Kawasan Industri Makassar (KIMA). Ia menilai acara itu dianggap lebih urgent.

Apalagi di sidang paripurna dirinya sudah diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar.

Baca Juga : Danny Pomanto Bakal Siapkan Kejutan Pada Perayaan HUT Kota Makassar ke-416 Tahun

“Saya kebetulan itu kemarin ada RUPS KIMA, dan walikota merupakan pemegang saham,” ungkapnya.

“Kalau pertemuan dengan RUPS itu, walikota juga sebagai pemegang saham. Jadi tidak bisa ditinggalkan. Itu lah fungsi jenjang jabatan di pemerintahan, ada bagi tugasnya,” jelasnya.

Rudy menilai, setiap agenda yang hendak dihadiri harus dilihat urgensinya.

Baca Juga : Walikota Tunjuk Pejabat Sementara Direksi Perusda, Dewan: Wujudkan Mimpi Danny-Fatma

“Tinggal kita lihat urgensinya, dan pasti informasinya kita terima. Jadi apapun itu pasti kita tinggal mengikuti,” tutup Rudy.

Sebelumnya, Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo menyoroti ketidakhadiran Pj Walikota dalam agenda rapat paripurna penetapan Walikota dan Wakil Walikota Makassar terpilih.

“Pj walikota tidak datang waktu penetapan, harusnya dia hadir, karena ini tugas utamanya menyelenggarakan (Pilkada), dan sudah ada pemimpin yang terpilih,” katanya, Kamis (28/1/2021) lalu.

Baca Juga : Kunjungan ke Sulsel, Jokowi Pakai Jaket Oranye Ala Adama, Plt Gubernur Berbatik Lontara

Tak hanya itu, Prof Rudy harusnya memberikan karpet merah kepada walikota dan wakilnya yang terpilih. Karena hal tersebut bisa memberikan kesejukan bagi masyarakat.

“Itu salah satu tugasnya, Pj Wali Kota yang dia lakukan adalah, bagaimana dalam kondisi ini agar pergantian bisa berjalan mulus, tanpa ada yang menghambat,” jelasnya.

Penulis: Resti Setiawati

Baca Juga : Program Ojol Day, Solusi Ekonomi Danny-Fatma di Tengah Pandemi

Editor: Midchal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...