Logo Sulselsatu

Peredaran Narkoba di Tengah Pandemi Makin Marak

Asrul
Asrul

Rabu, 24 Februari 2021 23:43

Tersangka bandar narkoba yang dimanakan Juli 2018. (Sulselsatu/Moh Niaz Shaarief)
Tersangka bandar narkoba yang dimanakan Juli 2018. (Sulselsatu/Moh Niaz Shaarief)

SULSELSATU.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyampaikan trend peredaran narkotika di masa pandemi COVID-19 belum mengalami penurunan. Sebaliknya, trend peredaran narkotika saat pandemi COVID-19 justru mengalami peningkatan.

“Kalau kita lihat perkembangan peredaran gelap dan penyalahgunaan (narkotika) di Indonesia, terutama pada saat adanya pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung satu tahun ini, pada kenyataannya kita melihat belum adanya penurunan, bahkan kita melihat tren perkembangan yang meningkat,” kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen (purn) Arman Depari usai pemusnahan barang bukti narkotika di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu (24/2/2021).

Arman menuturkan hingga saat ini BNN telah berhasil menggalkan penyeludupan narkotika jenis sabu sejumlah lebih dari satu ton. Selain sabu, BNN juga telah menyita narkotika jenis ganja dalam jumlah banyak.

Baca Juga : VIDEO: Warga Pergoki Transaksi Narkoba Sistem Tempel di Perumnas Antang

“Terutama tentang kejadian-kejadian penyelundupan narkoba yang berhasil kita gagalkan, di mana sampai saat ini bulan Februari 2021 sudah lebih dari 1 ton narkotika jenis sabu, yang disita oleh BNN. Demikian juga narkotika golongan satu jenis ganja, yang cukup banyak,” tuturnya.

“Ini baru dilakukan penyitaan oleh Badan Narkotika Nasional, belum kita jumlah totalkan dengan hasil sitaan oleh beacukai, dan kepolisian terutama dari data ini, tentu kita melihat apakah dengan banyaknya pasokan atau suplai yang masuk ke Indonesia itu juga mencerminkan meningkatkannya pengguna atau penyalahguna narkoba di Indonesia. Terutama di dalam atau pada masa pandemi COVID-19,” lanjutnya.

Arman menerangkan pihaknya sempat memperkirakan peredaran narkotika menurun karena adanya pembatasan mobilitas masyarakat selama pandemi COVID-19. Namun ternyata, Pandemi COVID-19 tidak mempengaruhi peredaran narkotika di Indonesia yang terus mengalami peningkatan.

Baca Juga : Srikandi Ganjar Sulsel Beri Edukasi Bahaya Narkoba pada Milenial di Kabupaten Gowa

“Di mana tadinya kita memperkirakan dengan berkurangnya transportasi, berkurangnya mobilitas masyarakat di seluruh dunia, bahkan berkurang atau terhentinya produksi-produksi barang-barang konsumsi dan barang lain di seluruh dunia, bahkan terjadi lockdown. Ternyata kasus narkotika tidak ada perubahan, bahkan seperti yang saya katakan tadi, ada kecenderungan meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut Arman menyampaikan BNN akan terus mewaspadai dan berkomitmen untuk melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika. Meski dalam keadaan pandemi COVID-19 sekalipun, sebab sindikat peredaran Narkoba kata Arman, tidak mengenal situasi apapun.

“Oleh karenanya ini jadi kewaspadaan kita, ini menjadi komitmen kita bersama untuk BNN dan seluruh instansi tetap kita waspada, bahkan sekalipun dalam pandemi yang sulit seperti sekarang, kita tidak boleh kendor, kita tidak boleh lengah, tapi justru sebaliknya kita harus lebih kuat lagi, kompak lagi, dan semangat,” ucapnya.

Baca Juga : Viral Seorang Pengedar Sabu di Tana Toraja Mengaku Dibekingi Oknum Polisi

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News06 Agustus 2026 10:23
Buka Kebun Merica di Hutan Lindung Loeha Raya, 3 Orang Warga Ditahan Gakkum Sulawesi
Tiga orang warga di Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur ditahan oleh Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sulawesi setelah diduga membuka kebun meric...
Bisnis06 Agustus 2026 10:03
PT HAP Hadirkan Rumah Subsidi dan Komersial di APEX 2026, Targetkan Penjualan 100 Unit
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Hidayat Anugrah Pratama (HAP) memastikan akan ambil bagian dalam APERSI Property Expo (APEX) 2026 yang berlangsung di ...
Ekonomi06 Agustus 2026 09:34
Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi
Kalla Institute terus memperkuat perannya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)....
Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...