Logo Sulselsatu

Bupati Adnan Imbau Jajarannya Percepat Proses Vaksinasi Covid-19

Asrul
Asrul

Rabu, 07 Juli 2021 17:56

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meminta jajarannya mempercepat proses vaksinasi Covid-19.

“Hari ini kita mulai lakukan vaksin massal selama sembilan hari ke depan. Vaksinasi massal ini dilakukan sebagai upaya percepatan dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mensukseskan program pemerintah pusat,” ungkapnya, saat meninjau proses vaksinasi, Rabu (7/7/2021).

Setelah melakukan peninjauan, Adnan melihat antusias masyarakat cukup tinggi dengan begitu dirinya menargetkan agar setiap kecamatan dapat melakukan vaksin untuk 1.000 orang. Tak hanya itu kegiatan ini pula sebagai bentuk dukungan terhadap target nasional yaitu sehari satu juta orang mengikuti vaksin.

Baca Juga : VIDEO: Polisi Gadungan Ditangkap di Gowa Usai Peras Warga

“Kita target satu kecamatan 1.000 yang divaksin sehingga dalam sehari kita mampu mencapai 2.000 orang yang vaksin di dua kecamatan. Sehingga peninjauan ini juga dilakukan untuk melihat sejauh mana vaksinasi dan mengecek sudah berapa,” jelasnya.

Selain vaksinasi massal yang tersebar di beberapa titik, pelaksanaan vaksin juga rutin dilakukan di 28 sarana kesehatan terdiri dari 2 rumah sakit dan 26 Puskesmas sehingga progres percepatan vaksinasi bisa lebih meningkat dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Sulsel.

“Saat ini stok vaksin di Gowa sekitar 6.000an dosis dan ini akan terus kita gunakan sebagai bentuk percepatan,” tambahnya.

Baca Juga : VIDEO: Kecelakaan di Jembatan Kembar Gowa, Mobil dan Pembatas Jembatan Rusak

Sementara salah satu masyarakat Desa Tamanyeleng, Kecamatan Barombong, Rahman Daud (50) mengatakan dirinya mengikuti vaksin untuk mencegah Covid-19 dan mensuskseskan gerakan pemerintah dalam memutus mata rantai penularan.

Ia mengaku usai divaksin dirinya tidak merasakan apa-apa kecuali pada saat disuntik. Bahkan pemberitaan yang beredar mengenai bahaya vaksin langsung ditampik oleh warga Barombong ini.

“Setelah vaksin tidak ada gejala meskipun pada saat penyuntikan pasti ada rasa yang sakit namun setelah itu sudah tidak ada. Dan ini menepis hoaks sedikit demi sedikit yang beredar diluar bahwa vaksin itu berbahaya,” katanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum13 Agustus 2026 08:24
Soal Kasus Bupati Gowa, Kuasa Hukum Khaerul Aco: Kebohongan Tak Bisa Ditutup-tutupi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim Kuasa Hukum Muhammad Khaerul Aco, Sangun Ragahdo, mendampingi kliennya dalam memenuhi undangan pemeriksaan penyid...
Bisnis12 Agustus 2026 20:49
Penjualan Kalla Toyota Tembus 12.558 Unit hingga Juli 2026
Penjualan Kalla Toyota mencapai 12.558 unit hingga Juli 2026. Angka tersebut tumbuh 11,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu....
Ekonomi12 Agustus 2026 19:26
Kredit Perbankan Sulsel Tumbuh 5,27 Persen, Tembus Rp176,30 Triliun
Penyaluran kredit perbankan di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus tumbuh hingga Juni 2026. Total kredit mencapai Rp176,30 triliun, meningkat 5,27 persen ...
Makassar12 Agustus 2026 18:16
Munafri Pastikan Pemkot Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Makassar Bergerak Lewat Donasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Semangat kepedulian dan gotong royong terus ditunjukkan Pemerintah Kota Makassar dalam membantu warga yang terdampak ...