Logo Sulselsatu

Al Hidayat Samsu Harap Penyelenggaraan Pendidikan di Makassar Bisa Beradaptasi

Asrul
Asrul

Selasa, 28 September 2021 15:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar Fraksi PDIP Al Hidayat Samsu berharap aturan penyelenggaraan pendidikan di Kota Makassar bisa beradaptasi sesuai kondisi sekarang.

Termasuk bila ada bencana baik alam maupun non alam seperti sekarang ini kondisi pandemi Covid-19.

“Saya kira penyelenggaraan pendidikan di Kota Makassar sudah sedikit baik dan komprehensif mengatur secara teknis soal pendidikan. Cuma memang perlu dilakukan perbaikan terutama dalam kondisi bencana, misalnya banjir, ada pandemi sekarang,” jelas Hidayat usai menggelar Sosper nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Hotel Grand Imawan, Selasa (28/9/2021).

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

Anggota Komisi D DPRD Makassar itu menambahkan bahwa tak boleh ada siswa yang tidak tersentuh pendidikan meski dalam kondisi bencana.

“Artinya baik pandemi atau bencana seperti banjir, tidak boleh ada anak-anak yang putus sekolah. Makanya hadirlah aturan-aturan dalam bentuk Perda yang mengatur lebih jauh,” jelas Hidayat.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Ketua Pansus Ranperda Perlindungan Guru ini juga berharap bisa diberi masukan soal implementasi peraturan penyelenggaraan pendidikan di lapangan.

“Tentu harapan kami bahwa ada timbal balik dari masyarakat. Kritik dan saran dari bapak ibu kita selalu nantikan, agar penyelenggaraan pendidikan bisa lebih berkualitas lagi,” tutur politisi muda PDIP Makassar tersebut.

Hidayat juga menginginkan agar kekerasan terhadap guru dan siswa di Kota Makassar bisa diminimalisir dengan berbagai regulasi yang ada, termasuk aturan baru yang sedang dia bentuk.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

“Kami di DPRD Makassar dipercayakan memimpin Pansus Ranperda Perlindungan Guru. Harapannya bahwa, ke depan kekerasan terhadap guru maupun siswa bisa berkurang, bahkan kita mau tidak adalagi kasus kekerasan,” demikian Hidayat.

Sementara itu, salah satu akademisi Benny Badaru mengatakan dengan kondisi apapun, semangat pendidikan tak boleh pudar. Mengingat, sektor tersebut penting dalam mendidik generasi pelanjut.

“Tentu pandemi atau bencana apapun tidak boleh membuat dunia pendidikan menjadi suram. Dukungan semua pihak tentu dibutuhkan agar semangat pendidikan kita tetap bersinar,” tuturnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...